Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kontraktor Migas yang Berkinerja Kinclong Akan Diberi Insentif

Pemberian insentif tersebut guna meningkatkan minat dari kontraktor kontrak kerja sama untuk meningkatkan produksinya terutama sumur-sumur tua.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 09 Juni 2021  |  16:13 WIB
Saat ini, produksi minyak Sukowati Field secara year to date berkisar di angka 8.500 barel minyak per hari dan gas sebesar 12 Juta kaki kubik per hari.  - Pertamina\r\n\r\n
Saat ini, produksi minyak Sukowati Field secara year to date berkisar di angka 8.500 barel minyak per hari dan gas sebesar 12 Juta kaki kubik per hari. - Pertamina\\r\\n\\r\\n

Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah bakal memberi penghargaan bagi kontraktor hulu minyak dan gas bumi yang memiliki kinerja baik.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif mengatakan bahwa ESDM telah berkirim surat dengan Kementerian Keuangan terkait dengan rencana pemberian insentif untuk kontrak hulu migas yang ada.

Menurut Arifin, pemberian insentif tersebut guna meningkatkan minat dari kontraktor kontrak kerja sama untuk meningkatkan produksinya terutama sumur-sumur tua.

“Istilahnya yang sudah bekerja keras dan menghasilkan bagus kita berikan penghargaan berupa insentif,” katanya dalam acara Pengapalan Ke-700 ExxonMobil Cepu, Rabu (9/6/2021).

Arifin melanjutkan, sumur-sumur yang sudah lama dieksploitasi, maka cadangan yang ada akan semakin berkurang sehingga hal itu akan membuat keekonomian lapangan menjadi menurun karena ongkos produksinya menjadi lebih tinggi.

Untuk itu, salah satu bentuk perhatian pemerintah adalah dengan pemberian insentif bagi lapangan-lapangan tua itu. “Dengan produksi meningkat maka bagian pemerintah meningkat.”

Selain insentif untuk kontraktor yang ada, pemerintah juga bakal memberi insentif untuk menarik investor-investor baru.

Pasalnya, perusahaan-perusahaan migas internasional telah memiliki kecenderungan untuk mengalihkan biaya investasinya ke energi baru dan terbarukan. Namun, pada masa transisi energi saat ini, kompetisi menarik investor masih terus berlangsung.

Adapun, pemerintah berupaya menggaet investor dengan memberikan kebijakan fiskal yang menarik, insentif, penyediaan data, dan perampingan pengurusan perizinan bagi investor baru.

“Indonesia merupakan salah satu lokasi di dunia yang menarik untuk investasi sektor hulu migas, untuk itu kita harus bisa membuka showroom yang menarik untuk bisa didatangi,” ujar Arifin.

Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto mengatakan insentif yang akan diberikan bergantung pada nilai keekonomian dalam bisnis di lapangan tersebut. Selain itu, insentif yang diberikan bakal mengacu pada regulasi yang berlaku.

Dia menyebut SKK Migas bakal meninjau sejumlah aspek untuk dapat memberikan insentif tersebut.

“Nanti kita lihat mana yang paling baik bagi negara untuk bisa meningkatkan investasi,” jelasnya.

President ExxonMobil Indonesia Irtiza Sayyed menilai pada skala global, Indonesia merupakan salah satu negara yang menarik untuk bisnis hulu migas.

“SKK Migas dan Kemeterian ESDM mendukung sekali untuk iklim investasi,” ungkapnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

insentif pajak produksi minyak
Editor : Zufrizal

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top