Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Luhut Safari ke Korsel Temui Bos LG hingga Hyundai, Apa yang Dibicarakan?

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaian melakukan kunjungan ke Korea Selatan selama 2 hari untuk membahas potensi kerja sama kedua negara.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 28 Mei 2021  |  09:03 WIB
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut B. Pandjaitan mengunjungi Pabrik Mobil Listrik Hyundai di Sukamukti Bekasi, Jumat (6/11/2020). Pabrik tersebut merupakan bentuk implementasi komitmen investasi Hyundai yang telah ditandatangani di Korea Selatan pada tanggal 26 November 2019.  - KeMenko Marves
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut B. Pandjaitan mengunjungi Pabrik Mobil Listrik Hyundai di Sukamukti Bekasi, Jumat (6/11/2020). Pabrik tersebut merupakan bentuk implementasi komitmen investasi Hyundai yang telah ditandatangani di Korea Selatan pada tanggal 26 November 2019. - KeMenko Marves

Bisnis.com, JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaian mengunjungi Korea Selatan mulai 24 hingga 25 Mei 2021 bersama Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin serta Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo.

Dalam kunjungan tersebut, Luhut bertemu dengan sejumlah investor untuk memperkuat kerja sama di bidang farmasi dan energi hijau.

“Selama dua hari kami bertemu dengan beberapa perusahaan Korea Selatan seperti Hyundai, LG Energy Solution, SK yang juga berkomitmen terhadap eco-friendly dan penurunan emisi karbon,” ujar Luhut, dikutip dari tempo.co, Jumat (28/5/2021).

Luhut mengatakan beberapa perusahaan Korea Selatan bakal berinvestasi untuk bidang yang ramah lingkungan. Investasi ini sekaligus membantu Indonesia mencapai target penurunan emisi karbon.

Pada hari pertama, Luhut menemui CEO LG Energy Solution Jong Hyun Kim, Chairman of Korea Federation of Banks Kim Gwang-soo, Vice Chairman atau CEO SK E&S Co. Ltd Jeong Joon Yu, serta bos perusahaan farmasi Sungwun Pharmacopia.

Dalam pertemuan dengan CEO LG Energy Solution Jong Hyun Kim, Luhut membahas investasi di bidang baterai kendaraan listrik. Pertemuan ini menindaklanjuti perjanjian awal yang dilakukan Indonesia dan LG secara virtual pada 29 April 2021.

Sementara itu, saat bertemu dengan Chairman of Korea Federation of Banks Kim Gwang-soo, Luhut membahas investasi melalui sovereign wealth fund (SWF) di bidang pembangunan infrastruktur.

Selanjutnya saat bertemu petinggi Sungwun Pharmacopia, Luhut mengajak perusahaan itu meningkatkan investasi dalam pengembangan bahan baku obat (BBO) atau Active Pharmaceutical Ingredient (API). Kerja sama itu bisa dilakukan dengan PT Kimia Farma.

Saat berkunjung ke Hyundai Motorstudio, Luhut membahas investasi energi ramah lingkungan. Hyundai merupakan salah satu perusahaan yang memiliki peran penting dalam hal transisi energi dengan penggunaan energi hidrogen.

Kemudian pada hari kedua, Luhut melakukan pertemuan dengan Vice Chairman & CEO of Celltrion Healthcare Hyoung Ki Kim. Pertemuan itu membahas pengembangan vaksin antara Genexine dan PT Kalbe Farma.

Rombongan Luhut pun melanjutkan perjalanan ke Samsung Electronics. Perjumpaan Luhut dengan petinggi Samsung untuk membahas potensi investasi perusahaan itu di Indonesia. Agenda hari tersebut ditutup dengan pertemuan bersama The National Pension Service of Korea Kim Yong Jin.

Selanjutnya, Luhut juga bertemu Menteri Lingkungan Hidup Korea Selatan Han Jeoung-ae. Keduanya membahas kerja sama untuk meningkatkan ketahanan terhadap perubahan iklim dan nilai ekonomi karbon.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

korea selatan Luhut Pandjaitan

Sumber : Tempo.co

Editor : Amanda Kusumawardhani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top