Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ini Target WIKA Bitumen di Usia 60 Tahun

PT Wijaya Karya Bitumen (WIKA Bitumen) adalah anak usaha PT WIjaya Karya (Persero) Tbk.
Denis Riantiza Meilanova
Denis Riantiza Meilanova - Bisnis.com 12 Mei 2021  |  17:06 WIB
Proses pengaspalan untuk service road dilaksanakan dengan hati-hati dan presisi karena harus memiliki permukaan yang halus dan terjaga dari kerusakan.  - Kementerian BUMN
Proses pengaspalan untuk service road dilaksanakan dengan hati-hati dan presisi karena harus memiliki permukaan yang halus dan terjaga dari kerusakan. - Kementerian BUMN

Bisnis.com, JAKARTA — Memasuki usia 60 tahun, PT Wijaya Karya Bitumen (WIKA Bitumen) mengembangkan industri pertambangan aspal alam buton.

“Sejalan dengan HUT yang ke 60 tahun ini juga, WIKA Bitumen sudah berhasil mendapatkan hak paten terhadap R&D proses pemurnian aspal pada Februari 2021. Hal ini bukti bahwa WIKA Bitumen berkomitmen untuk berkarya di industri pertambangan dalam negeri,” ujar Direktur Utama WIKA Bitumen Bambang Dwi Wijayanto melalui siaran pers, Rabu (12/5/2021).

Dia mengatakan bahwa memasuki usia 60 tahun, WIKA Bitumen akan terus menjalankan konsolidasi bisnis. Hal ini sebagai upaya perusahaan untuk menjadi penambang dan provider aspal alam buton nasional nomor satu di Indonesia.

Salah satu caranya, pada 2021 ini, WIKA Bitumen membidik produksi sebanyak 500.000 ton aspal alam buton. Angka produksi itu merupakan setengah dari jumlah kebutuhan aspal secara nasional yang mencapai 1 juta -1,2 juta ton.

Adapun, perincian rencana kapasitas produksi di tahun ini, diantaranya meliputi produksi dan pengapalan Asbuton Hard Rock Kabungka menjadi 30.000 ton per year (TPY). Kemudian, produksi dan pengapalan Asbuton Soft Rock Lawele menjadi 18.000 TPY. Lalu, peningkatan kapasitas produksi pabrik Asbuton Granular Filler Kabunga menjadi 36.000 TPY.

Selanjutnya, kapasitas produksi Cold Paving Hot Mix Asplhalt menjadi 20.000 TPY, kapasitas produksi Asbuton Pre-Blend menjadi 10.000 TPY, serta kapasitas produksi Asbuton Full Ekstraksi menjadi 500 TPY.

Bambang menambahkan, WIKA Bitumen juga akan terus melakukan ekspansi produk. Dalam waktu dekat, Wika Bitumen akan meluncurkan produk baru dari turunan aspal Cold Paving Hot Mix Asphalt, yaitu WIKA Asbuton Instant Concrete (WIKA ASIC) dan WIKA Asbuton Instant Concrete Super (WIKA ASIC super).

Produk ini akan dipasarkan untuk kebutuhan proyek-proyek alternatif, seperti jalan kelas 3 dan 4, perbaikan jalan tol, remote area yang memiliki keterbatasan akses, serta jalan pada kawasan perumahan dan industri.

Selain itu, WIKA Bitumen juga berencana melaksanakan aksi korporasi dengan membangun pabrik pengolahan aspal alam buton berkapasitas 7 x 100.000 TPY dengan kebutuhan investasi mencapai sekitar Rp10 triliun - Rp 20 triliun.

“Selain mengincar pasar aspal dalam negeri. WIKA Bitumen ke depan memiliki visi yang besar untuk bisa berekspansi ke Asia,” kata Bambang.

Untuk melengkapi acara HUT ke 60 tahun, WIKA Bitumen juga melaksanakan pembagian 240 paket sembako ke empat desa di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) WIKA Bitumen yang berlokasi di Pulau Buton. Selain itu, terdapat pembagian 60 paket seperangkat alat sholat ke yatim piatu, pesantren di wilayah Banabungi-Buton.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pertambangan wijaya karya aspal
Editor : Muhammad Khadafi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top