Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Dipasok Oksigen Cair, India Pertahankan Impor Minyak dari Arab Saudi

Kementerian minyak federal belum meminta kilang untuk menghentikan impor minyak Saudi, setelah Riyadh memasok oksigen medis cair dan tangki kriogenik ketika sistem perawatan kesehatan India berjuang untuk mengatasi lonjakan besar kasus Covid-19.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 10 Mei 2021  |  06:30 WIB
Seorang pasien dengan gangguan pernapasan berbaring di dalam mobil sambil menunggu untuk masuk rumah sakit Covid-19 untuk perawatan, di tengah penyebaran Covid-19 di Ahmedabad, India, Kamis (22/4/2021). - Antara/Reuters\r\n\r\n
Seorang pasien dengan gangguan pernapasan berbaring di dalam mobil sambil menunggu untuk masuk rumah sakit Covid-19 untuk perawatan, di tengah penyebaran Covid-19 di Ahmedabad, India, Kamis (22/4/2021). - Antara/Reuters\\r\\n\\r\\n

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Perminyakan India Dharmendra Pradhan, melalui media sosial, pada Jumat lalu (7/5/2021) berterima kasih kepada Arab Saudi dan produsen minyak Timur Tengah lainnya karena telah memasok oksigen medis cair (LMO) untuk membantu India mengatasi krisis Covid-19.

Dalam rangkaian cuitan di Twitter, Pradhan juga menyambut baik tawaran Arab Saudi, UEA dan Qatar untuk memasok peti kemas selama enam bulan ke depan dan untuk memastikan pasokan komersial LMO tetap stabil ke India.

"[Kami] Sangat menghargai sikap niat baik awal dengan pasokan LMO gratis terutama dari UEA, Kuwait, Bahrain dan Arab Saudi," kata Pradhan, dikutip dari Tempo, Minggu (9/5/2021).

Cuitan Pradhan datang sehari setelah pabrik kilang minyak negara bagian India memotong kuota impor minyak Arab Saudi untuk Mei atas arahan dari kementerian perminyakan, dan memesan pembelian reguler pada bulan Juni.

Adapun, pabrik kilang minyak negara India membeli sekitar 15 juta barel minyak Saudi dalam satu bulan dari Saudi Aramco. India, importir dan konsumen minyak terbesar ketiga di dunia, mengimpor lebih dari 80 persen kebutuhan minyaknya dan sangat bergantung pada Timur Tengah.

Sebelumnya, hubungan antara Arab Saudi dan India tegang awal tahun ini setelah Pradhan menyalahkan Arab Saudi dan produsen minyak lainnya karena menaikkan harga minyak mentah.

India mendesak perusahaan kilang untuk mendiversifikasi sumber minyak mentah untuk mengurangi ketergantungan pada Timur Tengah, dan mengarahkan mereka untuk mengurangi asupan minyak Saudi. Kilang minyak India memotong pembelian lebih dari sepertiga di bulan Mei.

Sumber anonim dari industri minyak India mengatakan kementerian minyak federal belum meminta kilang untuk menghentikan impor minyak Saudi, setelah Riyadh memasok oksigen medis cair dan tangki kriogenik ketika sistem perawatan kesehatan India berjuang untuk mengatasi lonjakan besar kasus Covid-19.

"Arab Saudi segera memberikan bantuan untuk menebus kesalahan...jadi mereka mencoba untuk pemulihan hubungan," kata sumber yang dekat dengan isu ini.

Menteri Perminyakan India pada Jumat juga mengatakan mengadakan pembicaraan dengan Arab Saudi dan negara Teluk lainnya tentang pasokan oksigen medis cair, dan berterima kasih kepada mereka atas bantuannya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

india arab saudi oksigen

Sumber : Tempo

Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top