Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kemenhub Hadirkan Tol Laut di Kabupaten Nduga Papua

Dari karakteristik kewilayahan pegunungan tengah, yang menjadi salah satu fokus penyelenggaraan Tol Laut adalah pelayanan distribusi logistik yang terjadwal dan teratur di Kabupaten Nduga.
Puput Ady Sukarno
Puput Ady Sukarno - Bisnis.com 22 April 2021  |  17:55 WIB
Kapal Motor Dobonsolo memasuki Pelabuhan Makassar, Kamis (7/9). - JIBI/Paulus Tandi Bone
Kapal Motor Dobonsolo memasuki Pelabuhan Makassar, Kamis (7/9). - JIBI/Paulus Tandi Bone

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan membuka pintu distribusi logistik Tol Laut ke Kabupaten Nduga, Papua.

Adapun, proses penyaluran logistik akan dilakukan dengan cara sinergi multimoda.

Bupati Nduga Wentius Nimiangge mengapresiasi kegiatan tersebut sebagai salah satu rangkaian program percepatan pembangunan di wilayah Nduga yang selama ini belum tersentuh.

"Kondisi masyarakat Nduga sangat memprihatinkan dan butuh bantuan segera," katanya, Kamis (22/4).

Nduga belum tersentuh bantuan karena adanya permasalahan keamanan. Padahal, menurutnya, kondisi Nduga saat ini aman sehingga bantuan dan pembangunan sudah dapat dilakukan di wilayah tersebut.

Dalam pertemuan tersebut, disampaikan beberapa hal mendesak yang sangat dibutuhkan masyarakat selain logistik, sembako dan bahan pokok penting lainnya, seperti kebutuhan rumah untuk sekitar 5000 warga yang mengungsi, fasilitas kesehatan, rumah sakit serta jaringan listrik dan Internet yang memadai.

"Kami berharap keadaan warga Nduga dapat disuarakan agar diketahui banyak pihak," ujar Wentius.

Anggota DPR RI Komisi I Yan Mandenas yang mengunjungi Nduga mengatakan telah mendengarkan masukan dari Bupati serta masyarakat dan tokoh adat setempat.

"Banyak hal disampaikan, beberapa hal yang perlu segera adalah membentuk Kodim, jaringan 4G, rumah sakit dan rumah untuk pengungsi sebanyak 5.000 rumah," ujarnya.

Kasie Lala & Usaha Pelabuhan, KSOP Kelas II Jayapura, Kemenhub Willem Thobias Fofid menegaskan pihaknya juga siap hadir di tanah Nduga melalui program Tol Laut.

Dimana kebutuhan dan logistik lain yang dibutuhkan warga Nduga bisa terpenuhi oleh kiriman melalui Tol Laut.

"Kami juga melalui KSOP Jayapura telah melakukan koordinasi dan sinergi bersama pemda, dinas-dinas terkait serta Kepolisian Daerah Papua untuk optimalisasi program Tol Laut," ujarnya.

Dari karakteristik kewilayahan pegunungan tengah, yang menjadi salah satu fokus penyelenggaraan Tol Laut adalah pelayanan distribusi logistik yang terjadwal dan teratur di Kabupaten Nduga.

Selain itu, Willem mengungkapkan warga Nduga juga mengaku sangat membutuhkan layanan distribusi logistik dan transportasi pelabuhan dan bandara serta konektivitas multimoda.

Termasuk akses jalan darat yang dapat menghubungkan jalur lintasan Mumugu Satu - Kenyam, kemudian Kenyam - Mbua kemudian Kenyam - Iniye serta Kenyam - Gearek termasuk dari akses yang menghubungkan Nduga - Yahukimo.

Penyelenggaraan Tol Laut di Tanah Papua merupakan perwujudan salah satu Visi Poros Maritim Indonesia. Tol Laut di wilayah tersebut adalah Trayek T-19 dengan armada KM. Logistik Nusantara 2.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kemenhub papua Tol Laut
Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top