Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jaga Ekonomi di Tengah Pandemi, Strategi Pemerintah Tak Berubah

Pemerintah melakukan sejumlah langkah antisipastif untuk menjaga ekonomi tetap bergerak di tengah pandemi.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 18 April 2021  |  13:33 WIB
Siluet gedung-gedung bertingkat di Jakarta. Bisnis - Arief Hermawan P
Siluet gedung-gedung bertingkat di Jakarta. Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA -- Tren pemulihan ekonomi di tengah pandemi Covid-19 terus terjadi. Ini terlihat dari berbagai indikator mulai dari perdagangan hingga manufaktur.

Untuk menjaga dan mengembalikan ekonomi seperti sebelum pandemi, strategi yang digunakan pemerintah tidak berubah. Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian Iskandar Simorangkir mengatakan setidaknya ada lima hal yang terus dilakukan pemerintah.

“Mendorong konsumsi dengan stimulus pemulihan ekonomi nasional, mempercepat vaksinasi, mengendalikan Covid-19, mendorong ekspor, dan mengimplementasikan Undang-Undang No. 11/2020 tentang Cipta Kerja,” katanya saat dihubungi akhir pekan lalu.

Dengan strategi yang sudah dimulai sejak tahun lalu ditambah kini dengan adanya vaksin, kepercayaan baik masyarakat dan dunia usaha mulai tumbuh.

Saat ini, jumlah uang beredar meningkat dan konsumsi semakin membaik khususnya konsumsi kelas menengah. Kelompok yang menyumbang 82 persen dari konsumsi konsumsi rumah tangga itu tumbuh seiring realisasi vaksin yang terus digenjot.

Di sektor industri, penerapat UU Cipta Kerja diyakini akan meningkatkan investasi melalui terbentuknya Indonesia Investment Authority.

Iskandar menjelaskan bahwa mengacu pada data dan realisasi yang ada, target pertumbuhan ekonomi tahun ini antara 4,5 persen sampai 5,3 persen optimistis bisa tercapai.

Purchasing managers index contohnya, bulan lalu naik 53,2 poin dibandingkan Februari 50,9. Neraca perdagangan pun terus surplus sejak Mei tahun lalu.

Meski sudah berada di jalur pemulihan, stabil atau tidaknnya ekonomi sangat bergantung pada penyebaran Covid-19.

“Karena jika kasus Covid-19, naik maka PPKM [pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat] mikro dapat diperketat. Stabil juga dipengaruhi kecepatan vaksinasi,” jelasnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona Covid-19
Editor : Anggara Pernando

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top