Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Penyewa Perkantoran Relokasi ke Gedung dengan Grade Lebih Baik

Pasar perkantoran pada awal tahun ini terlihat cukup aktif seiring dengan munculnya kecenderungan penyewa memilih gedung dengan kualitas yang lebih baik.
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 15 April 2021  |  13:44 WIB
Pemandangan gedung perkantoran di Jakarta./Bisnis - Arief Hermawan
Pemandangan gedung perkantoran di Jakarta./Bisnis - Arief Hermawan

Bisnis.com, JAKARTA – Permintaan ruang perkantoran di central business district (CBD) Jakarta pada kuartal I/2021 cukup aktif karena didorong oleh penyewa yang melakukan relokasi ke gedung dengan grade lebih baik, menurut konsultan properti Jones Lang LaSalle (JLL).

“Permintaan ruang perkantoran di CBD masih cukup aktif. Tren perpindahan menuju gedung yang lebih baru dengan kualitas lebih baik tetap terjadi," kata Head of Office Leasing JLL Angela Wibawa pada Kamis (15/4/2021).

Angela menambahkan bahwa tingkat hunian di CBD masih stabil di angka 74 persen mengingat tidak ada gedung yang selesai dibangun di kuartal ini.

Head of Research JLL Yunus Karim menyampaikan total penyerapan pada kuartal I tahun ini untuk kawasan CBD adalah -5.400 meter persegi. Tetapi jika melihat secara detail, sebetulnya gedung-gedung perkantoran grade A masih mencatat penyerapan yang positif yakni sebesar 3.600 meter persegi.

Ini terjadi karena tenan masih melakukan relokasi untuk menuju gedung-gedung perkantoran baru dengan grade yang lebih tinggi, sehingga terjadi perpindahan dari gedung grade B dan C ke gedung dengan grade A.

"Secara umum tenant masih melakukan strategi penghematan, tetapi mereka aktif mencari ruang perkantoran pada akhir kuartal 1 ini, ketika pemerintah mulai menaikkan kapasitas pekerja work from office (WFO) dari 25 persen menjadi 50 persen," kata Yunus.

Untuk tahun ini, JLL memprediksi terdapat tambahan pasokan gedung perkantoran di CBD Jakarta seluas 280.000 meter persegi, sedangkan untuk ruang perkantoran di non-CBD terdapat beberapa permintaan positif di beberapa area salah satunya di Jakarta Selatan.

JLL memperkirakan terdapat gedung-gedung perkantoran yang selesai dibangun tahun depan sehingga rata-rata tingkat hunian di non-CBD menurun. Beberapa gedung perkantoran baru yang diperkirakan selesai berada di Jakarta Selatan dan Jakarta Utara.

Untuk harga sewa ruang perkantoran, baik CBD dan non-CBD, di Jakarta mengalami penurunan dalam rangka menarik tenant.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perkantoran bisnis properti
Editor : M. Syahran W. Lubis

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top