Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ditjen Hubla Pangkas Anggaran Jadi Rp2,3 Triliun

Direktorat Jenderal Perhubungan Laut atau Ditjen Hubla memangkas anggaran hingga Rp2,3 triliun.
Rahmi Yati
Rahmi Yati - Bisnis.com 06 April 2021  |  14:47 WIB
Gedung Kementerian Perhubungan. - Dok. Istimewa
Gedung Kementerian Perhubungan. - Dok. Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla) Kemenhub terpaksa memangkas anggaran dari sejumlah program prioritas nasional yang ditargetkan pada Tahun Anggaran (TA) 2021 karena pandemi Covid-19.

Direktur Jenderal Perhubungan Laut R Agus H Purnomo mengatakan pagu awal yang direncanakan untuk program prioritas nasional ini adalah sebesar Rp3,6 triliun.

"Namun terpaksa dikurangi [refocusing] sehingga pagu akhir menjadi Rp2,3 triliun," katanya dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi V DPR RI di Jakarta, Selasa (6/4/2021).

Agus memerinci sejumlah program prioritas yang dimaksud adalah pertama, kegiatan infrastruktur konektivitas transportasi laut yang semula dianggarkan sebesar Rp1,5 triliun, di-refocusing sehingga menjadi Rp1,1 triliun.

"Anggaran itu digunakan untuk pembangunan fasilitas pelayanan di 19 lokasi dan pengadaan alat bongkar muat," jelasnya.

Kemudian yang kedua, lanjutnya, adalah kegiatan pelayanan transportasi laut yang mencakup 153 trayek (pelayanan angkutan laut perintis, pelayanan angkutan tol laut, pelayanan angkutan kapal ternak dan pengembangan sistem Inaportnet dan sistem pelayanan terpadu) yang semula dianggarkan Rp1,7 triliun.

"Setelah kena refocusing, kegiatan pelayanan transportasi laut tersebut tetap 153 trayek dengan anggaran Rp1,07 triliun. Namun anggaran akan dipenuhi kembali dari realokasi kegiatan bersumber dari dana PNBP," ujarnya.

Terakhir dia menambahkan, program prioritas nasional Ditjen Hubla selanjutnya yang turut terdampak refocusing adalah berkaitan dengan kegiatan keselamatan dan keamanan transportasi laut yang mencakup pembangunan kapal negara KPLP kelas III, IV, dan V.

"Dari semula 46 unit menjadi 35 unit dengan pagu awal Rp347 miliar menjadi Rp160 miliar," imbuhnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kemenhub
Editor : Rio Sandy Pradana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top