Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Strategi AP II agar Layanan GeNose Lancar

AP II membangun area khusus dengan 3 area utama yaitu helpdesk pendaftaran, area tunggu, area bilik pengambilan sampel napas, dan area menunggu hasil tes keluar.
Rahmi Yati
Rahmi Yati - Bisnis.com 02 April 2021  |  21:31 WIB
GeNose C19 adalah alat pendeteksi virus corona yang dikembangkan para peneliti di Universitas Gajah Mada dan sudah mendapatkan Izin Edar dari Kementerian Kesehatan.  - KEMENTERIAN BUMN
GeNose C19 adalah alat pendeteksi virus corona yang dikembangkan para peneliti di Universitas Gajah Mada dan sudah mendapatkan Izin Edar dari Kementerian Kesehatan. - KEMENTERIAN BUMN

Bisnis.com, JAKARTA - PT Angkasa Pura II (Persero) melakukan sejumlah cara agar pelaksanaan layanan GeNose C19 di bandara kelolaannya tertib dan lancar.

Direktur Utama AP II Muhammad Awaluddin menuturkan pelaksanaan hari pertama penggunaan GeNose C19 di Bandara Husein Sastranegara dan Bandara Sultan Mahmud Badaruddin pada Kamis (1/4/2021) berjalan dengan lancar.

“Penggunaan GeNose C19 berjalan lancar di bandara AP II, baik secara teknis, SOP, dan pematuhan terhadap protokol kesehatan. Ini tidak lepas dari strategi AP II yang mengoperasikan area khusus, atau Airport Health Center khusus yang terletak di terminal sebagai tempat pelaksanaan penggunaan GeNose C19," katanya dalam siaran pers, Jumat (2/4/2021).

Menurutnya, supaya pelayanan berjalan tertib dan lancar, AP II membangun area khusus dengan 3 area utama yaitu helpdesk pendaftaran, area tunggu, area bilik pengambilan sampel napas, dan area menunggu hasil tes keluar.

Dia menuturkan, di area penggunaan GeNose C19 baik di Bandara Husein Sastranegara dan Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, terlihat antrean di meja pendaftaran berjalan tertib, tidak ada kepadatan, dan mematuhi protokol kesehatan.

"Sementara itu, antrean menunggu pengambilan sampel napas juga berjalan tertib dimana di sediakan kursi bagi calon penumpang," jelasnya.

Lebih lanjut dia mengungkapkan, di area tunggu juga terdapat petugas yang memberikan edukasi mengenai tata cara penggunaan GeNose C19 sehingga calon penumpang pesawat sudah terinformasi jelas untuk prosedur pengambilan sampel napas yang baik dan benar.

Sementara itu ungkapnya, pembuangan limbah di area ini pun dilakukan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan. Selain itu, secara berkala juga dilakukan proses disinfeksi di seluruh area termasuk bilik pengambilan sampel napas.

“Pada hari pertama, calon penumpang pesawat yang melakukan skrining Covid-19 dengan GeNose C19 di Bandara Husein Sastranegara tercatat mencapai 187 penumpang dan di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II mencapai 262 penumpang,” tuturnya.

Sebagai informasi, PT Angkasa Pura II memperkirakan pada tahap awal ini jumlah pengguna GeNose C19 mencapai sekitar 10-15 persen dari penumpang yang berangkat.

Di Bandara Husein Sastranegara, Bandung layanan GeNose C19 dibuka pada pukul 07.00 - 15.00 WIB, sementara di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang dibuka pukul 06.00 - 18.30 WIB. Tarif layanan GeNose C19 di kedua bandara tersebut adalah Rp40.000 per orang.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bandara angkasa pura ii Covid-19 Rapid Test Genose
Editor : M. Nurhadi Pratomo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top