Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Proyek Baru Rumah Tapak di Lippo Village Laku Keras

PT Lippo Karawaci meluncurkan produk terbaru rumah tapak yang langsung diserbu pembeli hinhgga tingkat penjualan perdana mencapai 85 persen.
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 09 Maret 2021  |  21:35 WIB
Ilustrasi perumahan kelas menengah atas./Bloomberg - Hollie Adams
Ilustrasi perumahan kelas menengah atas./Bloomberg - Hollie Adams

Bisnis.com, JAKARTA – Penawaran perdana klaster Cendana Icon yang dikembangkan oleh PT Lippo Karawaci Tbk. terjual 85 persen saat penawaran perdana.

Chief Operating Officer PT Lippo Karawaci Tbk. Rudy Halim mengatakan kawasan hijau Lippo Karawaci tetap menjadi incaran utama masyarakat milenial dan kelas menengah untuk menjadi tempat tinggal di barat Jakarta.

Hal itu terbukti pada Sabtu (6/3/2021), penjualan pertama rumah tapak Lippo Karawaci klaster Cendana Icon diserbu konsumen. Ini mengulang sukses dari penjualan rumah tapak dan unit apartemen tahun lalu.

"Hanya dalam sehari, terjual 85 persen dari 700 unit yang ditawarkan," ujarnya melalui keterangan tertulis pada Selasa (9/3/2021).

Penjualan unit Cendana Icon merupakan yang pertama tahun ini, proyek rumah tapak ketiga setelah klaster Cendana Homes dan Cendana Peak pada Juli dan September 2020. Serupa dengan kedua klaster tersebut, Cendana Icon memperoleh sambutan luar biasa dari konsumen.

Dia menjelaskan bahwa klaster Cendana Icon merupakan rumah tapak dengan desain milenial yang berukuran luas tanah mulai 60 meter persegi hingga 127,5 meter persegi yang berlokasi di kawasan unggulan Lippo Village.

Cendana Icon terdiri dari 700 lebih unit rumah tapak dengan tiga pilihan tipe yaitu Icon Villa, Icon Residence, dan Icon Cottage yang dilepas dengan harga mulai Rp599 juta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perumahan lippo karawaci
Editor : M. Syahran W. Lubis

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top