Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bappenas Beberkan 4 Tantangan Utama dalam Integrasi Data Bansos

Selama ini, data yang dijadikan acuan untuk dana bantuan saling tumpang tindih sehingga penyalurannya seringkali tidak tepat sasaran. Berikut ini tantangan utama yang lainnya.
Dany Saputra
Dany Saputra - Bisnis.com 02 Maret 2021  |  11:20 WIB
Warga menunjukan kartu peserta Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Gunung Sari, Citeureup, Bogor, Jawa Barat, Jumat (14/12/2018). - ANTARA/Yulius Satria Wijaya
Warga menunjukan kartu peserta Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Gunung Sari, Citeureup, Bogor, Jawa Barat, Jumat (14/12/2018). - ANTARA/Yulius Satria Wijaya

Bisnis.com, JAKARTA – Pemerintah berkomitmen untuk memperkuat sistem data terintegrasi bagi penyaluran dana bantuan semasa pandemi Covid-19.

Dengan komitmen ini diharapkan Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) serta pengelolaan uang negara dapat selaras dengan Kebijakan Satu Data Indonesia (SDI). Selama ini, data yang dijadikan acuan untuk dana bantuan saling tumpang tindih sehingga penyalurannya seringkali tidak tepat sasaran.

Koordinator Forum Satu Data Indonesia Tingkat Pusat yang juga merupakan Deputi Bidang Pemantauan, Evaluasi, dan Pengendalian Pembangunan Kementerian PPN/Bappenas Taufik Hanafi mengugkapkan ada empat tantangan utama integrasi Data Dana Bantuan Pemerintah.

Pertama, data kurang mutakhir dan lengkap karena absennya standardisasi data. Kedua, data penerima bantuan yang masih tumpang tindih mengakibatkan minimnya akurasi dalam menentukan sasaran penerima bantuan.

"Selain itu, [ketiga] mekanisme verifikasi dan validasi data yang belum terkelola dengan baik bisa menghasilkan data yang terduplikasi," kata Taufik dalam siaran pers, Selasa (2/3/2021).

Tantangan keempat, yaitu kurangnya sumber daya manusia yang kompeten untuk komputasi dan analisa data sehingga masih ditemukan data yang tidak padan,”

Adapun, Staf Ahli Menteri PPN Bidang Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan Kementerian PPN/Bappenas Vivi Yulaswati menjelaskan bahwa pemerintah akan fokus pada tiga strategi dalam mempercepat integrasi tersebut.

Pertama, identifikasi data Program Bantuan Pemerintah/Bantuan Sosial. Kedua, penyusunan daftar data untuk kebutuhan mendesak kaitannya dengan Data Dana Bantuan Pemerintah yang akan dibahas melalui Forum SDI.

Ketiga, penetapan hasil identifikasi dan penyusunan daftar data melalui Forum Satu Data Indonesia tingkat Pusat.

“Manakala pemerintah membuat suatu bantuan sosial atau mengadaptasi kebijakannya, setidaknya ada tiga faktor yang digunakan. Yaitu siapa targetnya, sasarannya, berapa besarnya, manfaatnya, dan seberapa besar bansos tersebut bisa mengompensasi risiko yang diakibatkan, misalnya terjadi kenaikan harga," ujarnya.

Dia menambahkan langkah-langkah itu biasanya akan sangat menentukan, terutama terkait besaran bantuan dan durasi bantuan.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bappenas bansos Virus Corona
Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top