Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Biaya Logistik, Jadi Kendala UMKM Bersaing di Pasar Domestik

Pelaku UMKM dinilai memiliki kendala biaya logistik untuk bisa bersaing di pasar domestik pada masa pandemi Covid-19.
Rahmi Yati
Rahmi Yati - Bisnis.com 24 Februari 2021  |  21:55 WIB
Ilustrasi jasa kurir
Ilustrasi jasa kurir

Bisnis.com, JAKARTA - Biaya logistik menjadi salah satu persoalan yang dihadapi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di masa pandemi Covid-19 selain ketersediaan modal, bahan baku, dan pemasaran atau penjualan.

Hal itu disampaikan Asisten Deputi Pengembangan Kawasan dan Rantai Pasok Kementerian Koperasi dan UKM Ari Anindya Hartika. Dari catatannya, UMKM yang mengalami masalah penurunan penjualan yaitu sebanyak 22,90 persen.

"Jadi persoalan lain yang utama itu masih ada beberapa pelaku UMKM yang bergantung pada bahan baku impor sementara ongkos logistiknya mahal, di saat yang sama terjadi penurunan daya beli masyarakat," katanya dalam diskusi daring, Rabu (24/2/2021).

Selain UMKM yang mengalami penurunan penjualan, Ari juga mencatat pelaku UMKM yang mengalami persoalan distribusi logistik dan ketersediaan bahan baku sebanyak 20,01 persen. Adapun, terkait dengan isu permodalan dialami oleh sekitar 19,39 persen UMKM.

Sementara, lanjutnya, sektor yang paling terdampak yaitu pedagang besar dan eceran 40,92 persen, penyedia akomodasi dan makanan dan minuman 26,86 persen. Sektor pengolahan yang terdampak sebanyak 14,25 persen.

Guna mengatasi permasalahan tersebut lanjutnya, pemerintah melalui Kemenkop UKM memiliki beberapa program seperti pelatihan digitalisasi UMKM, penyediaan akses permodalan yang murah hingga dukungan pemasaran yang bekerja sama dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

Ari berharap, dengan adanya fasilitas ini pelaku UMKM bisa terlepas dari jerat persoalan yang dialami sehingga nantinya bisa naik kelas secara bertahap. Dia juga mendorong agar pelaku UMKM memaksimalkan penggunaan media digital dalam pemasarannya.

Sebagai informasi, pelaku UMKM nasional menjadi salah satu sektor usaha yang paling terdampak pandemi Covid-19. Menurut Asian Development Bank (AD, dari 64 juta pelaku UMKM, sebanyak 50 persennya terancam gulung tikar, sementara 88 persen sudah tidak memiliki tabungan. Hal ini lah yang mendasari pemerintah terus aktif melakukan upaya penyelematan UMKM melalui berbagai program.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

umkm logistik
Editor : Rio Sandy Pradana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top