Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Proyek Merakes Ditargetkan Onstream pada Kuartal Kedua Tahun Ini

Proyek Merakes yang dikerjakan ENI East Sepinggan Ltd. itu sempat tertunda akibat Covid-19.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 19 Februari 2021  |  16:53 WIB
Platform offshore migas. Istimewa - SKK Migas
Platform offshore migas. Istimewa - SKK Migas

Bisnis.com, JAKARTA — Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi menargetkan proyek Merakes untuk bisa onstream kuartal kedua tahun ini.

Deputi Operasi SKK Migas Julius Wiratno mengatakan bahwa proyek yang dikerjakan ENI East Sepinggan Ltd. itu sempat tertunda akibat Covid-19. Hambatan utama pengerjaan proyek itu adalah adanya pembatasan pergerakan barang dan SDM yang dibutuhkan oleh proyek itu. Namun, perkembangan penyelesaian proyek ENI Merakes telah mencapai 88,5 persen dari target penyelesaian atau 1,5 persen lebih lambat dari target.

“SKK Migas dan KKKS [kontraktor kontrak kerja sama] ENI Merakes berusaha mengejar keterlambatan proyek yang sebelumnya sempat terhambat pandemic Covid-19. Kami mengupayakan agar proyek dapat first gas di akhir April 2021," katanya seperti dikutip melalui keterangan resminya, Jumat (19/2/2021).

Pada 2021 proyek Merakes ditargetkan akan menghasilkan gas sebesar 345 MMscfd. Produksi akan ditingkatkan sehingga mencapai puncak produksi gas pada 2022 menjadi 368 MMscfd. Gas dari lapangan ini akan dialirkan ke kilang LNG Bontang untuk memenuhi komitmen pasar yang telah ada.

Pembangunan proyek Merakes dimulai pada 2019 dengan menelan investasi sebesar US$1,3 Miliar. 

Julius menjelaskan bahwa capaian kinerja keselamatan kerja, kesehatan dan lindungan lingkungan (K3LL) proyek Merakes sangat baik. Sampai dengan 5 Februari 2021 proyek Merakes telah mencatatkan 1,03 juta jam kerja tanpa kecelakaan kerja. 

"Ini menujukkan kemampuan industri hulu migas nasional menjaga kinerja K3LL dengan sangat baik," ungkapnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

migas BLOK Minyak
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top