Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pertanian Berhasil Bertahan di Tengah Krisis Ekonomi, Ini Catatan Kepala BPS

Pertanian tumbuh 1,75 persen. Pertanian merupakan 7 dari 17 sektor yang positif.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 17 Februari 2021  |  14:45 WIB
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto. Bisnis
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto. Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2020 minus 2,07 persen. Meski begitu, ada sektor yang masih ekspansif, salah satunya adalah pertanian.

Kepala BPS Kecuk Suhariyanto mengatakan bahwa pertanian tumbuh 1,75 persen. Pertanian merupakan 7 dari 17 sektor yang positif.

“Struktur PDB [produk domestik bruto] 2020 Indonesia tidak berubah berubah, yaitu industri, perdagangan, konstruksi, dan pertambangan. Dengan catatan pertanian kontribusianya 13,7 persen,” katanya melalui diskusi virtual, Rabu (17/2/2021).

Kecuk menjelaskan bahwa realisasi tersebut cukup menggembirakan meski pertumbuhan pertanian 2020 lebih lambat dari tahun sebelumnya. Akan tetapi hal tersebut patut disyukuri.

“Tidak terbayangkan kalau sektor pertanian ini mengalami kontraksi yang sangat dalam karena besarnya kontribusi pertanian terhadap ekonomi,” jelasnya.

Dilihat dari subsektornya, ada dua dari tujuh pertanian yang mengalami kontraksi. Keduanya adalah peternakan (minus 0,33 persen) serta kehutanan dan penebangan kayu (minus 0,03 persen).

Sisanya yang berada di jalur positif yaitu tanaman pangan (3,54 persen), tanaman holtikultura (4,17 persen), tanaman perkebunan (1,33 persen), jasa pertanian dan perkebunan (1,60 persen), dan perikanan (0,73 persen).

“Ada catatan khusus mengenai peternakan. Selama 2020 mengalami kontraksi karena beberapa hal yaitu permintaan yang sangat melemah. Kita tahu banyak hotel dan restoran tutup karena pandemi. Pendapatan masyarakat juga turun tajam sehingga produk peternakan melemah. Jadi bisa disadari negatif,” ucap Kecuk.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

BPS krisis ekonomi
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top