Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Strategi Kino Indonesia (KINO), Produksi Fokus Kepada Kebutuhan

Kino adalah produsen produk perawatan rumah tangga seperti pembersih, pelembut, dan penyegar rumah, berbagai perawatan bayi hingga aneka minuman kemasan.
Ipak Ayu H Nurcaya
Ipak Ayu H Nurcaya - Bisnis.com 07 Februari 2021  |  18:37 WIB
Deretan produk perawatan tubuh produksi PT Kino Indonesia Tbk. Segmen perawatan tubuh merupakan salah satu segmen andalan perseroan.  - kino.co.id
Deretan produk perawatan tubuh produksi PT Kino Indonesia Tbk. Segmen perawatan tubuh merupakan salah satu segmen andalan perseroan. - kino.co.id

Bisnis.com, JAKARTA — Produsen produk konsumer, PT Kino Indonesia Tbk. (KINO) menyebutkan akan berfokus pada produk yang dibutuhkan masyarakat guna menjaga perputaran bisnis.  

Direktur Keuangan KINO Budi Muljono mengatakan sejak tahun lalu ketika pandemi Covid-19 menerjang, perseroan telah melakukan banyak penyesuaian guna mengelola cash flow. Produksi hanya untuk sektor yang masih memiliki demand tinggi.

Dengan strategi ini maka produksi dari segmen produksi yang kurang sejalan dengan permintaan masyarakat akan dikurangi jumlahnya.

"Kondisi produksi baik dan dapat beroperasi dengan normal. Tahun ini akan sangat tergantung dengan penyebaran vaksin dan ketenangan yang dibawa ke masyarakat. Jika telah terbentuk herd immunity kondisi akan berangsur membaik," katanya kepada Bisnis, Minggu (7/2/2021).

Perusahaan juga belum akan meluncurkan produk baru dalam waktu dekat. Pengenalan produk baru akan dilakukan jika sudah ada permintaan dan peningkatan daya beli dari target pasar.

Produsen Larutan Cap Kaki Tiga ini juga menyatakan belum memastikan penyesuaian harga pada tahun ini. Namun, Budi mengakui bahwa kenaikan harga merupakan salah satu opsi yang akan perseroan lihat dan pertimbangkan untuk melakukan offset terhadap kenaikan harga dan upah.

Adapun mengacu laporan keuangan perseroan, hingga September 2020, KINO mencatatkan penurunan penjualan 10,71 persen secara tahunan menjadi Rp3,11 triliun. Adapun, kinerja kuartal III/2020 itu juga lebih rendah 15,15 persen dibandingkan kuartal sebelumnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG rekomendasi saham kino indonesia
Editor : Anggara Pernando

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top