Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Keandalan Peralatan Jadi Kunci Pelni Antisipasi Cuaca Ekstrem

Pelni menyebut keandalan peralatan mejadi kunci utama untuk meminimalisir ancaman yang diakibatkan oleh cuaca esktrem.
Rahmi Yati
Rahmi Yati - Bisnis.com 03 Februari 2021  |  10:50 WIB
Ilustrasi KM Tatamailau. /Pelni
Ilustrasi KM Tatamailau. /Pelni

Bisnis.com, JAKARTA - PT Pelayaran Nasional Indonesia atau Pelni (Persero) menyiapkan sejumlah rencana jangka panjang guna menyikapi cuaca ekstrem yang dinilai dapat memengaruhi operasional sektor transportasi baik darat, laut, udara, bahkan kereta api.

Direktur Utama PT Pelni Insan Purwarisya mengatakan salah satu strategi perseroan meminimalisir ancaman yang diakibatkan oleh cuaca esktrem adalah meningkatkan seluruh fungsi untuk memonitor dan menyiapkan keandalan peralatan sebelum melakukan pelayaran.

"Jadi dari sisi internal kami menyiapkan kapal-kapal itu keandalannya baik dari keandalan peralatan yang ada di kapal dan juga peralatan keselamatan yang ada di kapal kami maksimalkan," katanya dalam Webinar bertajuk Waspada Cuaca Ekstrem di Sektor Transportasi, Selasa (2/2/2021).

Selain itu, Insan juga memerinci sejumlah rencana jangka panjang yang akan dilakukan Pelni di antaranya, memastikan kesiapan para awak kapal (ABK), serta kesiapan kapal itu sendiri baik dari segi fisik dan keselamatan.

"Bagaimanapun mereka [ABK] akan ekstra untuk standby di atas kapal, butuh kekuatan yang cukup tinggi untuk menjaga stamina," ujarnya.

Kemudian Insan menambahkan rencana jangka panjang selanjutnya adalah memastikan komunikasi kepada para penumpang terkait kondisi yang ada sehingga mereka mengetahui bagaimana kondisi yang akan dihadapi saat pelayaran.

"Kami juga memberikan kewenangan kepada nakhoda untuk mencari perlindungan atau menjaga kapal agar tetap aman di dalam pelayaran bila ada kondisi-kondisi yang keluar dari prediksi yang sudah mereka lakukan," tutup Insan.

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim hujan akan berlangsung hingga April 2021 di sebagian besar wilayah Indonesia, dan dapat memicu cuaca ekstrem. Cuaca buruk ini dinilai menjadi salah satu faktor yang mengancam keselamatan sektor transportasi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pelni
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top