Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Erupsi Gunung Merapi, Penumpang Solo & Yogyakarta Wajib Pantau Status Penerbangan

Angkasa Pura I mengimbau penumpang asal Solo dan Yogyakarta untuk memantau status penerbangannya seiring dengan perkembangan erupsi Gunung Merapi.
Rio Sandy Pradana
Rio Sandy Pradana - Bisnis.com 28 Januari 2021  |  06:39 WIB
Gunung Merapi mengeluarkan lava pijar yang terlihat dari rnTunggularum, Wonokerto, Turi, Sleman, D.I Yogyakarta, Rabu (7/1/2021). Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) D.I Yogyakarta mencatat pada periode pengamatan Kamis (7/1) pukul 18:00-24:00 WIB Gunung Merapi mengalami guguran lava pijar sebanyak 10 kali dengan jarak luncur maksimum 800 meter ke arah Kali Krasak. ANTARA FOTO - Andreas Fitri Atmoko
Gunung Merapi mengeluarkan lava pijar yang terlihat dari rnTunggularum, Wonokerto, Turi, Sleman, D.I Yogyakarta, Rabu (7/1/2021). Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) D.I Yogyakarta mencatat pada periode pengamatan Kamis (7/1) pukul 18:00-24:00 WIB Gunung Merapi mengalami guguran lava pijar sebanyak 10 kali dengan jarak luncur maksimum 800 meter ke arah Kali Krasak. ANTARA FOTO - Andreas Fitri Atmoko

Bisnis.com, JAKARTA - PT Angkasa Pura I (Persero) mengimbau seluruh penumpang asal Solo dan Yogyakarta agar memantau status penerbangannya usai terjadi peningkatan aktivitas dari Gunung Merapi karena ada dua bandara yang berdekatan.

Vice President Corporate Secretary Angkasa Pura I Handy Heryudhitiawan mengatakan dua bandara yang lokasinya berdekatan dengan Gunung Merapi adalah Bandara Adi Soemarmo Solo dan Bandara Adisutjipto Yogyakarta yang lokasinya berdekatan dengan Gunung Merapi.

"Seluruh penumpang yang akan terbang dari dan menuju Solo dan Yogyakarta, diharapkan untuk terus memantau status penerbangan Anda melalui pihak maskapai dan/atau dapat mengikuti perkembangan status operasional bandara terkini dengan menghubungi layanan contact center di nomor 172 atau Twitter @AngkasaPura172," kata Handy dalam siaran pers, Kamis (28/1/2021).

AP I tengah berkoordinasi intesif untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana alam lebih besar yang diakibatkan peningkatan erupsi Gunung Merapi. Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, saat ini perseroan tengah melakukan sejumlah persiapan.

Dia menjelaskan telah melaksanakan aerodrome observation berupa pengamatan lapangan, visual report, paper test on airside, dan berkoordinasi dengan pihak terkait.

Selain itu, memonitor penerbitan Notice to Airmen (Notam) oleh Direktorat jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan dan melaksanakan safety risk assesment.

Pihaknya juga menyiapkan skenario penanganan penumpang untuk mengantisipasi penumpukan di area keberangkatan, area check in, area publik, akibat pembatalan penerbangan (cancel flight).

Angkasa Pura I juga bersiap melaksanakan skenario pengalihan penerbangan yang berkoordinasi dengan stakeholder terkait. Melakukan pelayanan bagi penumpang yang terdampak delay.

Sebagai informasi, Bandara Adi Soemarmo Solo beroperasi pada pukul 07.00–18.00 WIB, sedangkan Bandara Adisutjipto Yogyakarta beroperasi pada pukul 07.00–16.00 WIB. Angkasa Pura I terus berkoordinasi dengan otoritas dan stakeholder terkait dalam memonitor kondisi terkini dan menginformasikan ke publik mengenai status operasional kedua bandara tersebut.

Sebelumnya, Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) melaporkan Gunung Merapi meluncurkan awan panas guguran hingga 14 kali, Rabu (27/1/2021). Luncuran guguran awan panas tersebut terjadi pada Rabu pagi mulai sekitar pukul 06.03 WIB hingga pukul 09.42 WIB.

Akibat guguran awan panas tersebut terjadi hujan abu di sejumlah lokasi. Guguran awan panas dari gunung berapi yang berada di perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta itu bergerak dengan jarak luncur maksimum 1.500 meter ke arah barat daya atau hulu Kali Krasak dan Boyong.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

angkasa pura i gunung merapi
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top