Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Beleid Harga Khusus Batu Bara untuk Penghiliran Masih Disusun

Pemerintah tengah menyiapkan regulasi harga khusus batu bara untuk penghiliran sebagai salah satu insentif untuk mendorong program peningkatan nilai tambah batu bara.
Denis Riantiza Meilanova
Denis Riantiza Meilanova - Bisnis.com 21 Januari 2021  |  12:09 WIB
Aktivitas pemindahan muatan batu bara dari tongkang ke kapal induk dengan floating crane. - indikaenergy.co.id
Aktivitas pemindahan muatan batu bara dari tongkang ke kapal induk dengan floating crane. - indikaenergy.co.id

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral masih menyusun rancangan peraturan menteri yang akan mengatur harga khusus bahan baku batu bara untuk program penghiliran.  

Direktur Bina Program Mineral dan Batubara Kementerian ESDM Muhammad Wafid Agung mengatakan bahwa pemerintah tengah menyiapkan regulasi harga khusus batu bara untuk penghiliran sebagai salah satu insentif untuk mendorong program peningkatan nilai tambah batu bara.

"Terkait dengan harga khusus bahan baku batu bara untuk hilirisasi, konsepnya seperti PLTU mulut tambang, yaitu konsep cost plus margin," ujar Wafid dalam sebuah webinar, Rabu (20/1/2021).  

Formulasi harga dengan konsep cost plus margin tersebut nantinya dapat diterapkan untuk semua program penghiliran, mulai dari gasifikasi batu bara hingga coal liquefaction.  Hanya saja, pemerintah akan menetapkan syarat-syarat teknis tertentu untuk setiap program penghiliran.

"Bukan hanya untuk harga itu [gasifikasi], melainkan memang semuanya cost plus margin.  Itu juga terhadap royalti hingga 0 persen juga kami klasifikasikan.  Secara detail akan diatur dalam permen, belum selesai, masih dalam proses," katanya.

Sebelumnya, dalam bahan paparan Menteri ESDM Arifin Tasrif dalam rapat kerja dengan Komisi VII DPR, Selasa (19/1/2021), tercantum bahwa skema usulan harga khusus batu bara untuk gasifikasi akan menggunakan formula cost plus margin.

Cost terdiri atas biaya produksi langsung ditambah biaya tidak langsung ditambah biaya umum ditambah administrasi (biaya produksi langsung + tidak langsung + umum + administrasi), sedangkan margin ditentukan sekitar 15 persen dari biaya.  

Harga khusus ini akan diatur dalam Peraturan Menteri atau Keputusan Menteri ESDM.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

batu bara gasifikasi batu bara
Editor : Zufrizal

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top