Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tingkatkan Kearifan Lokal, BKPM Kawinkan Usaha Besar dengan UMKM

Program ini dilakukan untuk menegaskan kembali pentingnya kemitraan antara investasi yang dilakukan oleh pengusaha besar nasional maupun asing dengan pengusaha nasional yang ada di daerah atau UMKM lokal di wilayah proyek investasi.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 17 Januari 2021  |  15:44 WIB
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia (tengah) menggandeng perusahaan asal Korea Selatan untuk membangun kilang minyak di Dumai, Riau. Istimewan
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia (tengah) menggandeng perusahaan asal Korea Selatan untuk membangun kilang minyak di Dumai, Riau. Istimewan

Bisnis.com, JAKARTA – Mendorong pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) naik kelas, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) memfasilitasi kerja sama dengan usaha besar.

Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengatakan bahwa program ini diselenggarakan untuk menegaskan kembali pentingnya kemitraan antara investasi yang dilakukan oleh pengusaha besar nasional maupun asing dengan pengusaha nasional yang ada di daerah atau UMKM lokal di wilayah proyek investasi.

“Minggu depan [Senin] akan ada penandatanganan komitmen kerja sama antara PMA/PMDN [penanaman modal asing/penanaman modal dalam negeri] dengan UMKM-UMKM mitranya. Acara ini akan disaksikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dari Istana Negara. Karena memang sejak awal ini adalah arahan Bapak Presiden kepada kami,” katanya melalui keterangan tertulis, Minggu (17/1/2021).

Bahlil menjelaskan bahwa program kemitraan ini mengkolaborasikan 56 usaha besar yang terdiri atas 29 PMA dan 27 PMDN dengan 196 UMKM yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Kolaborasi merupakan arahan Presiden Joko Widodo agar setiap investasi yang masuk wajib menggandeng pengusaha nasional atau UMKM lokal.

Kemitraan diyakini akan memberikan efek berganda kepada masyarakat lokal dengan hadirnya investasi di daerahnya. Bagi UMKM, manfaat yang dirasakan akan memacu kualitas produk serta membuka peluang UMKM untuk naik kelas.

“Jadi kolaborasi investor itu dilakukan oleh pengusaha lokal atau UMKM di daerah. Bukan yang ada di Jakarta. Tentunya, BKPM akan memfasilitasi dan menjamin UMKM yang dilibatkan memiliki kualifikasi yang baik, serta memenuhi syarat dan kriteria. Tidak sembarang UMKM,” jelasnya

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

umkm bkpm
Editor : Jaffry Prabu Prakoso
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top