Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Taman Panel Surya Bakal Dibangun di Indonesia Timur

Pemerintah berencana mengembangkan taman panel surya dengan memprioritaskan pengadaannya untuk daerah-daerah di Indonesia bagian timur.
Denis Riantiza Meilanova
Denis Riantiza Meilanova - Bisnis.com 14 Januari 2021  |  16:59 WIB
Petugas memeriksa panel surya di PLTS Gili Trawangan, Nusa Tenggara Barat./Bisnis - David E. Issetiabudi
Petugas memeriksa panel surya di PLTS Gili Trawangan, Nusa Tenggara Barat./Bisnis - David E. Issetiabudi

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berencana mengembangkan solar park atau taman panel surya di wilayah Indonesia Timur.

Dirjen Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Dadan Kusdiana mengatakan bahwa konsep solar park merupakan pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) skala besar di lahan yang luas.  

"Kami rencanakan bangun solar park, seperti di Abu Dhabi [Uni Emirat Arab], Portugal, Arab Saudi.  Satu hamparan besar isinya solar panel saja," kata Dadan dalam konferensi pers secara virtual pada Kamis (14/1/2021).

Menurutnya, pengembangan solar park nantinya direncanakan di Indonesia Timur, terutama di wilayah-wilayah yang kering, radiasi sinar matahari bagus, dan curah hujan rendah. "Makin ke timur, khususnya di daerah kering, sinar matahari bagus, jarang hujan."

Rencana pengembangan ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mengembangkan PLTS secara masif. Kementerian ESDM mencanangkan target peningkatan kapasitas PLTS mencapai 17.687 megawatt (MW) pada 2035.

Pengembangan PLTS secara masif didorong lantaran saat ini harga keekonomian PLTS sudah sangat kompetitif dan mampu bersaing dengan pembangkit fosil seperti pembangkit listrik tenaga uap (PLTU).

"Sudah bisa bersaing. Memang kalau PLTU bisa sebagai baseload, PLTS hanya pada saat mataharinya ada. Gimana mencapainya? Ini kombinasi antara kesiapan dan pendapatan keekonomian yang baik, aspek teknis juga, supaya PLN tidak kesulitan menerima PLTS skala besar," kata Dadan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pembangkit listrik plts
Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top