Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sandiaga Bagi Sertifikat CHSE untuk Hotel di Labuhan Bajo, Siapa Saja?

Terdapat nama Inaya Bay Komodo Hotel, Ayana Komodo Resort, The Jayakarta Suites Komodo, dan Plataran Komodo Resort and Spa yang mendapatkan sertifikat CHSE dari Sandiaga Uno
Anggara Pernando
Anggara Pernando - Bisnis.com 09 Januari 2021  |  02:25 WIB
Ilustrasi.  - Kemenparekraf
Ilustrasi. - Kemenparekraf

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno menargetkan 70 persen hotel di Labuhan Bajo mampu memenuhi standar sertifikat Clean, Health, Safety, dan Environment (CHSE).

Permintaan itu disampaikan Sandiaga saat menyerahkan sertifikat CHSE kepada empat hotel di Labuan Bajo, Nusa Tenggar Timur. Keempatnya adalah Inaya Bay Komodo Hotel, Ayana Komodo Resort, The Jayakarta Suites Komodo, dan Plataran Komodo Resort and Spa.

"Kami ingin lebih banyak restoran (yang mendapat sertifikasi CHSE) tadi ada restoran yang kita datangi sudah sangat ingin mengikuti program tapi belum tersentuh,” kata Sandiaga dalam keterangan tertulis, Jumat (8/1/2021).

Menurut dia,dengan kondisi ini maka Kementerian akan meningkatkan jadwal untuk program sertifikasi CHSE.

Karena ini destinasi unggulan, kita ingin paling tidak 70 persen dari pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif di sini bisa tersentuh program CHSE," ucap Sandiaga.

 

Destinasi Wisata Alam dan Budaya

Sandiaga mengungkapkan kawasan Labuhan Bajo tengah dikembangkan menjadi destinasi super prioritas (DSP). Kawasan itu akan berfokus menjual wisata berbasis alam, budaya, dan religi.

"Tadi Bapak Uskup Ruteng menitipkan pengembangan wisata budaya dan religi, karena di sini ternyata ada beberapa situs yang menjadi bagian dari jelajah alam wisata edukasi sehingga pengembangannya ke depan akan dikerjasamakan tentunya dengan Keuskupan Ruteng," kata Sandiaga.

Sandi menyebutkan pengembangan kawasan Labuhan Bajo juga ke arah wisata olah raga.

"Jadi wisata olahraga, wisata berbasis alam terbuka dan budaya hingga wisata edukasi ini menjadi salah satu yang kita siapkan agar Labuan Bajo menjadi destinasi kelas dunia. Dan karena tahun depan akan ada KTT G-20 dan tahun berikutnya ada Asean Summit kita harus isi dengan calendar of events sehingga Labuan Bajo akan jauh lebih siap," ungkap Sandiaga.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

labuhan bajo
Editor : Anggara Pernando
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top