Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

DMO Batu Bara Tahun Ini Ditargetkan Capai 137,5 Juta Ton

Realisasi DMO batu bara pada 2020 tercatat hanya mencapai 132 juta ton atau hanya 85 persen dari target yang ditetapkan.
Denis Riantiza Meilanova
Denis Riantiza Meilanova - Bisnis.com 07 Januari 2021  |  16:46 WIB
Angkutan batu bara berbasis rel di Sumatra Selatan. - ptba.co.id
Angkutan batu bara berbasis rel di Sumatra Selatan. - ptba.co.id

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menargetkan pemenuhan batu bara untuk kebutuhan dalam negeri atau domestic market obligation (DMO) mencapai 137,5 juta ton pada 2021.

Target tersebut lebih rendah dari target yang ditetapkan pemerintah pada tahun lalu yang mencapai 155 juta ton.

Menteri ESDM Arifin Tasrif mengatakan bahwa realisasi DMO batu bara pada 2020 memang lebih rendah dari target yang ditetapkan. Hal ini disebabkan adanya penurunan permintaan batu bara dalam negeri akibat dampak pandemi Covid-19, terutama dari sektor kelistrikan.

"Kalau lihat dari proporsinya, pemenuhan batu bara dalam negeri masih kecil dari target. Ini karena kebanyakan yang nyerap di sektor energi, sementara di sektor industrinya ada pelemahan, antara lain semen yang menggunakan batu bara," ujar Arifin dalam konferensi pers secara daring, Kamis (7/1/2021).

Realisasi DMO batu bara pada 2020 tercatat hanya mencapai 132 juta ton atau hanya 85 persen dari target yang ditetapkan.

Arifin menuturkan bahwa pemerintah akan terus mendorong pemanfaatan batu bara untuk kepentingan dalam negeri, salah satunya mendukung pemanfaatan batu bara menjadi dimetil eter sebagai alternatif energi untuk substitusi LPG.

Tahun ini Kementerian ESDM menargetkan produksi batu bara dapat mencapai 550 juta ton, tidak mengalami perubahan dari 2020, sedangkan realisasi produksi batu bara pada 2020 tercatat mencapai 558 juta ton.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

batu bara produksi batu bara
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top