Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kencana Energi (KEEN) Targetkan Garap EBT hingga 1.000 MW

Tahun depan, total kapasitas pembangkit EBT yang dikelola perseroan akan bertambah menjadi sekitar 50 MW dengan beroperasinya PLTMH di Madong, Toraja Utara.
Denis Riantiza Meilanova
Denis Riantiza Meilanova - Bisnis.com 28 Desember 2020  |  17:15 WIB
PLTA air putih yang dioperasikan PT Kencana Energi Lestari Tbk - kencanaenergy.com
PLTA air putih yang dioperasikan PT Kencana Energi Lestari Tbk - kencanaenergy.com

Bisnis.com, JAKARTA — Perusahaan penyedia energi baru terbarukan, PT Kencana Energi Lestari Tbk. (KEEN) menargetkan dapat menambah kapasitas pembangkit energi baru terbarukan hingga 1.000 megawatt dalam 10 tahun ke depan.  

Wilson Maknawi, Wakil Presiden Direktur Kencana Energi Lestari, mengatakan bahwa perseroan telah mencanangkan target penambahan kapasitas dalam jangka waktu 10 tahun ke depan.

"Kami sekarang baru 39 MW. Untuk jangka waktu pendek 250 MW, menengah dalam waktu 5 tahun kami bisa mencapai 500 MW, bukan hanya dalam green field atau identifikasi lahan proyek dari awal. Kami bisa juga mengakuisisi proyek yang sudah jalan, misalnya," ujar Wilson dalam diskusi virtual, Senin (28/12/2020).

Saat ini, KEEN telah mengoperasikan dua pembangkit listrik tenaga air (PLTA), yakni PLTA Pakkat melalui PT Energy Sakti Sentosa dengan kapasitas 18 MW dan PLTA Air Putih di Bengkulu melalui PT Bangun Tirta Lestari dengan kapasitas 21 MW. 

Tahun depan, total kapasitas pembangkit EBT yang dikelola perseroan akan bertambah menjadi sekitar 50 MW dengan beroperasinya PLTMH di Madong, Toraja Utara.

KEEN juga akan mengembangkan tiga proyek baru. Ketiga proyek tersebut meliputi PLTA Kalaena di Luwu Timur berkapasitas 75 megawatt (MW), PLTA Salu Uro di Luwu Utara berkapasitas 90 MW, dan  PLTA Pakkat 2 di Sumatra Utara dengan kapasitas 35 MW. Untuk mengembangkan tiga pembangkit tersebut dibutuhkan dukungan dana investasi sekitar US$500 juta.

Sementara itu, guna mencapai target kapasitas 500 MW dalam 5 tahun mendatang, perseroan juga berencana mengembangkan pembangkit listrik tenaga bayu (PLTB) berkapasitas 165 MW dan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 100—125 MW. Tahapan selanjutnya adalah menuju target kapasitas 1.000 MW.

"Untuk 10 tahun, kami optimistis bisa capai 1.000 MW, tapi mungkin bukan 1.000 MW terpasang dan beroperasi karena dari tahap identifikasi lokasi hingga COD [commercial operation date] untuk PLTA, misalnya, bisa 8—10 tahun. Itu tantangannya," tutur Wilson.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

energi baru terbarukan Kencana Energi Lestari
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top