Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Biaya Distribusi Ditanggung Pemerintah, Harga Telur Rp24.000 di Lokasi-Lokasi Ini

Kementerian Pertanian melalui Badan Ketahanan Pangan menggelar pasar telur murah di 18 lokasi di Jakarta dan Bogor. Lewat gelaran ini, telur ayam ras yang terpantau menyentuh harga rata-rata Rp28.400 per kilogram secara nasional dijual dengan harga Rp24.000 per kg.
Iim Fathimah Timorria
Iim Fathimah Timorria - Bisnis.com 23 Desember 2020  |  11:35 WIB
Telur ayam. Biasanya satu mobil di setiap lokasi membawa 500 kilogram telur ayam. Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Telur ayam. Biasanya satu mobil di setiap lokasi membawa 500 kilogram telur ayam. Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Pertanian melalui Badan Ketahanan Pangan menggelar pasar telur murah di 18 lokasi di Jakarta dan Bogor. Lewat gelaran ini, telur ayam ras yang terpantau menyentuh harga rata-rata Rp28.400 per kilogram secara nasional dijual dengan harga Rp24.000 per kg.

“Ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam membantu distribusi telur langsung ke masyarakat dengan harga terjangkau. Biaya distribusi ditanggung sehingga harganya sama dengan harga produsen,” kata Kepala Bidang Distribusi Pangan BKP Inti Pertiwi kepada Bisnis, Rabu (23/12/2020).

Pasar telur murah ini bakal dilaksanakan mulai hari ini (23/12/2020) sampai 30 Desember. Inti menjelaskan setiap konsumen hanya diperkenankan membeli maksimal 2 kilogram.

“Lokasi operasi pasar ini adalah pasar yang harga telurnya lebih dari Rp28.000 per kilogram. Biasanya satu mobil di setiap lokasi membawa 500 kilogram telur ayam,” ujarnya.

Kenaikan harga telur ayam ras diproyeksi mencapai puncaknya pada akhir Desember menurut data terbaru dari Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian akibat ketatnya pasokan dan permintaan. Prediksi terbaru ini lebih cepat dibandingkan proyeksi sebelumnya yang menunjukkan bahwa kenaikan harga akan mencapai puncak pada Januari 2021.

Proyeksi BKP memperlihatkan bahwa harga telur di tingkat produsen akan mencapai level tertinggi di kisaran Rp25.000 per kilogram (kg) pada minggu terakhir Desember yang diikuti dengan kenaikan harga di tingkat eceran menjadi Rp28.000 per kg.

Harga di tingkat produsen diperkirakan akan mulai turun, namun masih di kisaran Rp23.000 sampai Rp24.000 per kg. Data BKP menunjukkan harga akan bertahan di kisaran Rp20.000 sampai Rp23.000 per kilogram sampai Maret 2021.

Berikut ini lokasi operasi pasar telur murah yang digelar pada 23-30 Desember 2020:

Wilayah DKI Jakarta

23-24 Desember 2020
- Pasar Tebet Barat
- Pasar Lenteng Agung
- Pasar Cijantung
- Pasar Palmerah
- Pasar Tomang Barat

27-28 Desember
- Pasar Pademangan Timur
- Pasar Glodok
- Pasar Petojo Ilir
- Pasar Pondok Labu
- Pasar Cempaka Putih

29-30 Desember
- Pasar Pluit
- Pasar Cipete Selatan
- Pasar Pos Pengumben
- Pasar Kebayoran Lama
- Pasar Rawamangun

Wilayah Bogor

23-30 Desember
- Pasar Mitra Tani/TTIC Bogor, Jalan Tentara Pelajar Nomor 1, Cimanggu, Bogor

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

telur pasar murah Telor Asing
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top