Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kabar Baik! Keyakinan Konsumen November 2020 Dekati Level Optimistis

Kenaikan IKK tersebut ditopang oleh membaiknya ekspektasi konsumen terhdap kondisi ekonomi ke depan, tercermin dari Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) yang meningkat menjadi 123,9 dari bulan sebelumnya sebesar 106,6.
Maria Elena
Maria Elena - Bisnis.com 08 Desember 2020  |  10:39 WIB
Konsumen memilih sayuran di salah satu super market di Jakarta, Rabu (9/9/2020). Bisnis - Abdullah Azzam
Konsumen memilih sayuran di salah satu super market di Jakarta, Rabu (9/9/2020). Bisnis - Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA - Bank Indonesia (BI) dalam survei konsumen melaporkan keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi membaik pada November 2020.

Hal ini tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) November 2020 yang meningkat menjadi sebesar 92,0, dibandingkan dengan 79,0 pada bulan sebelumnya.

Kenaikan IKK tersebut ditopang oleh membaiknya ekspektasi konsumen terhdap kondisi ekonomi ke depan, tercermin dari Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) yang meningkat menjadi 123,9 dari bulan sebelumnya sebesar 106,6.

Membaiknya ekspektasi konsumen terhadap kondisi ekonomi ke depan didorong oleh persepsi yang menguat pada peningkatan ekspansi kegiatan usaha serta kenaikan penghasilan dan ketersediaan lapangan kerja pada 6 bulan mendatang.

"Keyakinan konsumen terpantau menguat di seluruh kategori tingkat pengeluaran dan kelompok usia responden," tulis BI dalam laporannya, Selasa (8/12/2020).

Secara spasial, BI menyebut keyakinan konsumen membaik di 17 kota, tertinggi terjadi di kota Pontianak, diikuti oleh Samarinda, dan Bandar Lampung.

Namun demikian, persepsi konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini terpantau membaik meski masih cukup rendah dan berada di zona pesimis atau dibawah level 100.

Hal ini tercermin dari Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) November 2020 yang tercatat sebesar 60,1, meningkat dibandingkan dengan bulan sebelumnya sebesar 51,5, terutama disebabkan oleh persepsi yang menguat terhadap penghasilan dan ketersediaan tenaga kerja.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank indonesia konsumsi indeks keyakinan konsumen
Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top