Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Industri Hijau Harus Jadi Role Model Aktivitas Industri pada Masa Depan

Selain memberi dampak positif terhadap perekonomian nasional dan penyerapan tenaga kerja, aktivitas industri juga terdapat konsekuensi pada lingkungan.
Ipak Ayu H Nurcaya
Ipak Ayu H Nurcaya - Bisnis.com 04 Desember 2020  |  18:00 WIB
Industri Hijau Harus Jadi Role Model Aktivitas Industri pada Masa Depan
Industri hijau - Ilustrasi
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Perindustrian menilai industri hijau harus dijadikan role model pada aktivitas industri pada masa depan.

Kemenperin berkomitmen dengan menetapkan industri hijau menjadi bagian dari tujuan pembangunan industri nasional yang tercantum dalam Undang-Undang Nomor 3/2014 tentang Perindustrian.

Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian Achmad Sigit Dwiwahjono menilai bahwa industri hijau merupakan sebuah ikon industri yang harus dipahami dan dilaksanakan karena dalam proses produksinya industri menerapkan upaya efisiensi dan efektivitas dalam penggunaan sumber daya secara berkelanjutan.

Upaya-upaya penerapan circular economy dalam pengelolaan industri akan terus didorong untuk menerapkan ekonomi berkelanjutan, misalnya, melalui implementasi konsep 5R, yaitu reduce, eeuse, recycle, recovery, dan repair.

Dengan begitu, material mentah diharapkan dapat digunakan berkali-kali dalam berbagai daur hidup produk sehinga ekstraksi bahan mentah dari alam bisa lebih efektif dan efisien.

“Selain itu, pendekatan circular economy juga akan mengurangi timbulan limbah yang dihasilkan karena sebisa mungkin limbah yang dihasilkan akan diolah lagi menjadi produk dan sekaligus bisa memberi nilai tambah secara ekonomis,” katanya melalui siaran pers, Jumat (4/12/2020).

Sigit mengemukakan bahwa selain memberi dampak positif terhadap perekonomian nasional dan penyerapan tenaga kerja, aktivitas industri juga terdapat konsekuensi pada lingkungan.

Dalam setiap kegiatan proses produksi di sektor manufaktur, pihaknya telah mendorong perusahaan untuk menjaga agar kualitas limbah yang dihasilkan tetap sesuai dengan baku mutu menurut peraturan yang berlaku.

Hal ini dimaksudkan agar dapat mempertahankan daya dukung dan daya tampung di lingkungan sekitar pabrikan, seperti optimalisasi sumber daya alam yang dijadikan sebagai bahan baku.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

industri hijau
Editor : Zufrizal
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top