Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Dapat Dana PEN Rp3,5 triliun, KAI Bakal Gunakan Untuk Hal Ini

KAI telah menerima secara resmi dana dari pemerintah senilai Rp3,5 triliun, bakal digunakan untuk apa ya?
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 01 Desember 2020  |  13:41 WIB
Penandatanganan Perjanjian Pelaksanaan Investasi antara Kementerian Keuangan RI dan PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) tentang Pelaksanaan Investasi Pemerintah dalam rangka Program PEN kepada KAI oleh Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan Isa Rachmatarwata, Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo, dan Direktur Utama SMI Edwin Syahruzad di Kantor Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan Jakarta, Senin (30/11/2020).  - KAI
Penandatanganan Perjanjian Pelaksanaan Investasi antara Kementerian Keuangan RI dan PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) tentang Pelaksanaan Investasi Pemerintah dalam rangka Program PEN kepada KAI oleh Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan Isa Rachmatarwata, Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo, dan Direktur Utama SMI Edwin Syahruzad di Kantor Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan Jakarta, Senin (30/11/2020). - KAI

Bisnis.com, JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) secara resmi menerima Investasi Pemerintah dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional (IP-PEN) senilai Rp3,5 triliun.

Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo mengatakan investasi pemerintah kepada perseroan merupakan rangkaian kegiatan untuk pemulihan perekonomian nasional yang merupakan bagian dari kebijakan keuangan negara yang dilaksanakan oleh Pemerintah untuk mempercepat penanganan pandemi Covid-19 dan atau menghadapi ancaman yang membahayakan perekonomian nasional dan/atau stabilitas sistem keuangan serta penyelamatan ekonomi nasional.

"Kami harap investasi ini dapat mendukung kebutuhan operational cash flow kami, sehingga KAI dapat melayani kebutuhan transportasi masyarakat dan menjaga keberlangsungan perusahaan dalam menjalankan industri perkeretaapian di Indonesia,” ujarnya, Selasa (1/12/2020).

Didiek menegaskan pihaknya berkomitmen menggunakan dana investasi untuk keperluan sebagaimana dimaksud dalam perjanjian dengan menerapkan Good Corporate Governance. Dana tersebut nantiya akan dipergunakan sebagai pemenuhan arus kas operasional.

“Semoga Covid-19 segera berlalu dan perekonomian Indonesia dapat pulih seperti sedia kala. Selain itu kami berharap sektor perkeretaapian dapat kembali beroperasi normal seperti kondisi yang sebelumnya. Dengan demikian diharapkan dapat berdampak positif terhadap kinerja operasional dan keuangan KAI," harapnya.

Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan Isa Rachmatarwata mengatakan pihaknya mengapresiasi KAI sebagai penyintas yang tangguh. Menurutnya, KAI telah melakukan suatu crisis management yang baik.

Sementara Direktur Utama SMI Edwin Syahruzad mengatakan bahwa pada proses penyalurannya, SMI melakukan kajian secara mendalam dan komprehensif terhadap kondisi keuangan KAI. Kajian pemberian investasi ini dilakukan tidak hanya dari aspek finansial tapi juga aspek hukum dan kelayakan ekonomi dengan melibatkan lembaga independen.

“SMI bersama Kementerian Keuangan telah melakukan kajian atas faktor-faktor risiko serta upaya mitigasi atas risiko tersebut. Diharapkan dengan adanya Investasi Pemerintah ini kinerja KAI akan kembali pulih,” ujarnya.

Pemberian investasi ini secara resmi diberikan kepada KAI dengan dilaksanakannya Penandatanganan Perjanjian Pelaksanaan Investasi antara Kementerian Keuangan RI dan PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) tentang Pelaksanaan Investasi Pemerintah dalam rangka Program PEN kepada KAI oleh Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

BUMN pt kai pmn uang negara Pemulihan Ekonomi Nasional
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top