Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Mulai Desember, 4 Stasiun KRL Ini Hanya Layani Uang Elektronik

KAI Commuter bakal memberlakukan Kartu Multi Trip pada empat stasiun KRL Jabodetabek mulai 5 Desember 2020.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 25 November 2020  |  11:45 WIB
Rangkaian kereta rel listrik (KRL) melintas di kawasan Tanah Abang, Jakarta, Minggu (19/4/2020). Bisnis - Arief Hermawan P
Rangkaian kereta rel listrik (KRL) melintas di kawasan Tanah Abang, Jakarta, Minggu (19/4/2020). Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA - KAI Commuter akan memberlakukan empat stasiun KRL Jabodetabek yang khusus melayani transaksi Kartu Multi Trip (KMT) dan kartu uang elektronik bank pada setiap harinya.

Manager External Relations KAI Commuter Adli Hakim mengatakan empat stasiun tersebut yaitu Stasiun Bogor, Stasiun Cilebut, Stasiun Cikarang, dan Stasiun Rangkasbitung. Sebelumnya keempat stasiun tersebut sudah memberlakukan stasiun yang khusus melayani KMT dan kartu uang elektronik bank pada setiap hari kerja.

"Namun mulai Desember 2020, kebijakan transaksi KMT dan kartu uang elektronik ini akan berlaku setiap hari," ujarnya, Rabu (25/11/2020).

Dngan demikian, program ini akan efektif berlaku di empat stasiun tersebut mulai 5 Desember 2020. Program ini merupakan bentuk dukungan KAI Commuter terhadap program pemerintah untuk mendorong terciptanya cashless society atau masyarakat yang bertransaksi tanpa uang tunai.

Pada 2019, KAI Commuter juga sudah menetapkan lima stasiun KRL Jabodetabek khusus KMT antara lain Stasiun Sudirman, Stasiun Univeritas Indonesia, Stasiun Cikini, Stasiun Palmerah, dan Stasiun Taman Kota. Melalui kebijakan tersebut, pengguna KRL masih dapat bertransaksi dengan pilihan menggunakan KMT, kartu uang elektronik bank, maupun tiket dengan kode QR.

KAI Commuter mencatat pengguna KRL yang memanfaatkan transaksi non tunai mencapai hampir 80 persen, tepatnya 52 persen menggunakan KMT dan 25 persen menggunakan kartu uang elektronik bank, sementara pengguna Tiket Harian Berjaminan (THB) hanya 23 persen. Terlebih di masa pandemi seperti sekarang ini bertransaksi non tunai juga dapat mengurangi risiko terpapar dari uang yang dapat menjadi media penularan.

Pengguna KRL dapat dengan mudah memperoleh KMT yang dijual di seluruh stasiun dengan harga Rp 30.000, sudah termasuk saldo Rp 10.000. Begitupun dengan kartu uang elektronik bank (Mandiri e-Money Commuterpay, BNI Tap Cash, BRI Brizzi, dan Flazz BCA) yang banyak dijual. Di sejumlah stasiun juga tersedia vending machine untuk pembelian dan isi uang kartu uang elektronik bank.

Bagi pengguna Tiket Harian Berjaminan Pergi Pulang (THB PP) tetap dapat keluar (tap out) dari sembilan stasiun ini dan kemudian naik KRL Jabodetabek kembali (tap in) asalkan sesuai dengan relasi stasiun pergi-pulangnya. Bagi pengguna THB sekali perjalanan hanya dapat keluar (tap out) di sembilan stasiun tersebut. Di sembilan stasiun ini, pengguna THB sekali perjalanan juga tidak dapat melakukan pembelian THB, isi ulang relasi, refund jaminan kartu, dan tidak dapat melakukan tap in.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kereta api krl stasiun
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top