Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pembahasan PP UU Ciptaker Harus Melibatkan Semua Pihak

Pemerintah mesti memastikan dalam aturan turunan bahwa investasi yang masuk benar-benar menjadi solusi.
Rahmad Fauzan
Rahmad Fauzan - Bisnis.com 25 November 2020  |  19:12 WIB
Penataan regulasi melalui RUU Cipta Kerja untuk peningkatan investasi dan penciptaan lapangan kerja.  - Antara
Penataan regulasi melalui RUU Cipta Kerja untuk peningkatan investasi dan penciptaan lapangan kerja. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA – Penyusunan aturan turunan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja harus melibatkan seluruh pemangku kepentingan sehingga kepentingan semua pihak bisa terakomodasi.

Sekretaris Jenderal Organisasi Pekerja Seluruh Indonesia (OPSI) Timboel Siregar mengatakan pelibatan setiap pemangku kepentingan, terutama akademisi dan serikat pekerja, diperlukan dalam pembahasan demi memastikan antara aturan turunan dengan UU Ciptaker itu sendiri.

"Dengan melibatkan akademisi dan serikat pekerja, peraturan pemerintah yang nanti diimplementasikan bisa sejalan dengan UU Ciptaker dan tidak terjadi ovelapping aturan," ujar Timboel kepada Bisnis.com, Rabu (25/11/2020).

Penciptaan lapangan pekerjaan sebagai semangat utama UU Ciptaker, lanjut Timboel, harus benar-benar terakomodasi di dalam peraturan pemerintah. Dengan demikian, perkembangan teknologi di sektor industri tidak menjadi masalah bagi penyerapan tenaga kerja.

Pemerintah disebut mesti mengatur alur implementasi pembukaan akses pasar dari perusahaan padat modal kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), termasuk perusahaan rintisan yang lebih berbasis teknologi.

Kendati pembukaan lapangan kerja di sektor UMKM diyakini berlangsung lebih cepat dengan adanya UU Ciptaker, pemerintah mesti memastikan dalam aturan turunan bahwa investasi yang masuk benar-benar menjadi solusi.

Selain itu, kehadiran UU Ciptaker tidak serta merta dapat memulihkan iklim investasi di Indonesia. Beberapa faktor lain di sekitar investasi, seperti korupsi juga memengaruhi minat investor untuk masuk, apalagi menyerap tenaga kerja.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tenaga kerja peraturan pemerintah cipta kerja
Editor : Amanda Kusumawardhani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top