Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Golkan Ambisi Proyek Infrastruktur 5 Tahun, Inggris Bentuk Bank Pembangunan

Bank pembangunan negara akan dibentuk untuk mempercepat investasi dalam proyek-proyek infrastruktur ini.
Hadijah Alaydrus
Hadijah Alaydrus - Bisnis.com 21 November 2020  |  09:46 WIB
Kanselir Inggris Rishi Sunak membawa anggaran yang akan digunakan untuk menopang ekonomi Britania Raya, Rabu (11/3/2020) -  Bloomberg / Simon Dawson
Kanselir Inggris Rishi Sunak membawa anggaran yang akan digunakan untuk menopang ekonomi Britania Raya, Rabu (11/3/2020) - Bloomberg / Simon Dawson

Bisnis.com, JAKARTA - Inggris tengah menyusun rencana bagi bank pembangunan negara untuk membantu mendanai proyek infrastruktur sebagai bagian dari misi Boris Johnson untuk meningkatkan wilayah ekonomi yang terabaikan di negara itu.

Kanselir Keuangan Rishi Sunak segera membeberkan anggaran puluhan miliar pound untuk belanja infrastruktur minggu depan sebagai bagian dari rencana lima tahun, yang sebelumnya dipaparkan nilainya mencapai 600 miliar pound (US$800 miliar) atau sekitar Rp1.128 triliun.

Pada Jumat malam, dia mengkonfirmasi bahwa bank pembangunan negara akan dibentuk untuk mempercepat investasi dalam proyek-proyek infrastruktur ini.

“Investasi infrastruktur akan menjadi pendorong utama bagi Inggris untuk membangun kembali negara ini dengan pendekatan yang lebih baik dan lebih hijau dari masa pandemi,” kata kanselir dalam pernyataan yang dikirim melalui email.

"Melalui peningkatan koneksi di seluruh negeri untuk mendukung teknologi hijau yang inovatif, bank infrastruktur nasional yang baru akan melakukan turbo-charge investasi dalam proyek-proyek yang paling membutuhkan."

Rincian alokasi dan publikasi strategi infrastruktur nasional akan datang bersamaan dengan tinjauan pengeluaran pemerintah pada 25 November, kata Departemen Keuangan.

Bank investasi yang diusulkan akan menggunakan uang publik untuk memanfaatkan pembiayaan swasta tambahan untuk proyek-proyek dari jalan raya hingga ladang angin, membantu Johnson memenuhi janji elektoral untuk menginvestasikan 100 miliar pound dalam sektor infrastruktur selama lima tahun.

Tahun lalu, pemerintah berkonsultasi tentang cara pembiayaan infrastruktur di Inggris Raya, dan bertanya kepada responden apakah pemerintah harus membentuk lembaga pembiayaan infrastruktur yang baru dan independen secara operasional.

Bank infrastruktur tersebut akan berbasis di utara Inggris. Adapun, rincian pendiriannya dipublikasikan pada anggaran tahun depan. Pemerintah daerah akan dapat menggunakannya untuk proyek-proyek regional.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

infrastruktur inggris

Sumber : Bloomberg

Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top