Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Garuda Indonesia Tunda Beli Pesawat Nirawak Tanpa Batas Waktu

Garuda Indonesia memastikan penundaan realisasi rencana pembelian pesawat tanpa awak adalah tanpa batas waktu.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 18 November 2020  |  18:40 WIB
Pesawat UAV (unnamed aerial vehicle) berjenis BZK-00 yang akan dibeli oleh Garuda Indonesia. - Dok. Istimewa
Pesawat UAV (unnamed aerial vehicle) berjenis BZK-00 yang akan dibeli oleh Garuda Indonesia. - Dok. Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – PT Garuda Indonesia Tbk. (GIAA) menuturkan penundaan realisasi pembelian pesawat tanpa awak (unmanned aerial vehicle/UAV) produksi Beihang UAS Technology Co., Ltd adalah tanpa batas waktu.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan rencana tersebut telah ditunda karena perusahaan sedang berupaya untuk menstabilkan kondisi usai pandemi Covid-19. Di sisi lain, pabrikan asal China tersebut, tidak memberikan tenggat waktu yang harus dipenuhi hingga periode tertentu.

“Sampai saat ini belum ada tenggat waktu,” ujarnya, Rabu (18/11/2020).

Maskapai pelat merah tersebut memang berencana mendatangkan total 150 unit pesawat tanpa awak (unmanned aerial vehicle/UAV) guna mendukung pengembangan bisnis kargo udara dalam beberapa tahun mendatang.

Emiten berkode saham GIAA telah menjalin perjanjian kerja sama dengan Beihang UAS Technology Co., Ltd. pada 8 April 2019 --9 April 2019 di Beijing. Perjanjian tersebut termasuk rencana perseroan mengoperasikan UAV pada Kuartal IV/2019.

Isi perjanjian mencakup penyediaan UAV fixed wing, yang terdiri dari 100 model pesawat ringan dan 50 model helikopter. Namun, yang model helikopter tersebut belum terkonfirmasi.

Salah satu tipe UAV yang akan dioperasikan adalah BZK-005E yang mampu mengangkut kargo maksimal 1.200 kg. Sementara untuk AUV model helikopter hanya mampu mengangkut kargo seberat 500 kg.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pesawat Garuda Indonesia maskapai penerbangan
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top