Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pertamina Belum Dapat Arahan Penghapusan BBM Jenis Premium

Hingga saat ini aturan yang berlaku masih mengacu pada Perpres 43 Tahun 2018 yakni tentang penugasan penyaluran Premium.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 18 November 2020  |  17:08 WIB
Pembeli BBM di SPBU Pertamina menggunakan transaksi pembayaran nontunai.  - Pertamina
Pembeli BBM di SPBU Pertamina menggunakan transaksi pembayaran nontunai. - Pertamina

Bisnis.com, JAKARTA — PT Pertamina (Persero) mengaku masih belum mendapatkan arahan terkait dengan rencana penghapusan BBM jenis Premium di daerah Jawa, Madura, dan Bali.

VP Marketing Communication Pertamina Arifun Dhalia mengungkapkan bahwa hingga saat ini aturan yang berlaku masih mengacu pada Perpres 43 Tahun 2018 yakni tentang penugasan penyaluran Premium.

"Pertamina ibarat proyek, kami ini vendornya, vendor dari pemerintah apa yang kami lakukan pasti sesuai arahan dari regulator karena kalau untuk Premium itu harus melalui perpres. Namun, sampai hari ini memang belum ada perpres apapun yang menyebutkan bahwa premium akan ditiadakan," katanya dalam webinar yang digelar pada Rabu (18/11/2020).

Kendati demikian, pihaknya terus memberi edukasi kepada masyarakat untuk beralih menggunakan BBM dengan kadar oktan yang lebih baik. Pertamina terus melakukan strategi pemasaran untuk menggeser konsumsi masyarakat tersebut.

Dia mengatakan bahwa pada bulan ini pihaknya akan menggelar promo potongan harga Pertalite seharga Premium untuk di 85 kabupaten/kota yang ada di Pulau Jawa dan Bali.

Program berjudul Langit Biru itu dapat diikuti oleh pengendara sepeda motor roda dua, kendaraan roda tiga, angkot pelat kuning, dan taksi pelat kuning.

"[Sebanyak] 85 kota/kabupaten untuk program ini sebagian sudah berjalan dengan program Langit Biru dengan program marketing untuk Pertalite harga Premium," ungkapnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pertamina BBM
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top