Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Akankah Medco (MEDC) Mengakuisisi Aset Eni di Australia?

Akuisisi terakhir yang dilakukan MEDC terjadi pada Mei 2019 dengan mencaplok Ophir Energy Plc dengan menggelontorkan dana sebesar 408,4 juta pound sterling.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 11 November 2020  |  20:41 WIB
Fasilitas JOB Pertamina-Medco E&P Simenggaris di Blok Simenggaris. Istimewa - SKK Migas
Fasilitas JOB Pertamina-Medco E&P Simenggaris di Blok Simenggaris. Istimewa - SKK Migas

Bisnis.com, JAKARTA — PT Medco Energi Internasional Tbk. disebut-sebut tengah melirik aset milik perusahaan migas asal Italia, Eni, yang berada di Australia.

Seperti diberitakan www.hydrocarbons-technology.com dari Reuters, Eni dan penasihatnya Citi tengah menargetkan mendapatkan pemasukan dari penjualan aset ladang gas yang berada di Australia senilai US$1 miliar.

Salah satu sumber menyebutkan bahwa perusahaan asal Indonesia yakni Medco Energi Internasional dan konsorsium yang terdiri atas Australia Macquarie dan perusahaan E&P Neptune Energy sedang mengikuti tawaran tersebut.

Saat dimintai konfirmasinya, Chief Financial Officer Medco Energi Internasional Anthony Mathias belum mamu membeberkan informasi terkait dengan kabar tersebut.

“Untuk berita di atas, kami tidak bisa mengonfirmasi apa-apa,” katanya kepada Bisnis, Rabu (11/11/2020).

Akankah kabar tersebut menjadi penguat ucapan pendiri Medco Energi Internasional Arifin Panigoro pada tahun lalu yang menyebutkan bahwa pada 2020 pihaknya bakal mengakuisisi blok migas?

Kala itu, Arifin mengatakan bahwa Medco sedang mempelajari kemungkinan akuisisi blok migas sebagai ekspansi bisnis pada 2020. Pihaknya membuka potensi akuisisi dan kemungkinan tersebut sedang dipelajari.

“Kan kami baru selesai kemarin kan? [Akuisisi Ophir], tapi di luar itu masih banyak. Kita lihat tahun depanlah,” tuturnya usai mengikuti Sarasegan Migas Nasional Ke-2 yang digelar Aspermigas, Kamis (10/10/2019).

Akuisisi terakhir yang dilakukan MEDC terjadi pada Mei 2019 dengan mencaplok Ophir Energy Plc dengan menggelontorkan dana sebesar 408,4 juta pound sterling.

Ekspansi tersebut membuat proforma produksi MEDC pada 2019 meningkat sebesar 29 persen yakni 110 Mboepd dan gabungan cadangan 2P dan sumber daya 2C naik sebesar 86 persen menjadi 1.439 MMboe. Aset Ophir diklaim melengkapi portofolio MEDC yang dimiliki saat ini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

migas medco
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top