Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KSP: UU Cipta Kerja Permudah Akses Nelayan ke Perbankan dan Bantuan Pemerintah

Dalam UU Cipta Kerja disebutkan definisi nelayan mempertimbangkan berbagai macam aspek atau secara holistik.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 09 November 2020  |  19:01 WIB
Tenaga Ahli Utama Kedeputian I Kantor Staf Presiden (KSP) Alan F. Koropitan  - KSP
Tenaga Ahli Utama Kedeputian I Kantor Staf Presiden (KSP) Alan F. Koropitan - KSP

Bisnis.com, JAKARTA – Salah satu isi Undang-undang Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja (UU Ciptaker) adalah meningkatkan daya saing sektor maritim, termasuk di dalamnya penguatan peran nelayan.

Tenaga Ahli Utama Kedeputian I Kantor Staf Presiden (KSP) Alan F. Koropitan mengatakan dalam beleid itu disebutkan definisi nelayan mempertimbangkan berbagai macam aspek atau secara holistik.

Artinya, nelayan akan naik kelas karena pendefinisian tidak hanya dilihat dari kapasitas usaha yakni ukuran kapal, melainkan juga modal usaha, khususnya dari dalam negeri.

“Misalnya, pemilik kapal di bawah 10 gross ton, tapi punya modal besar dan mesin kapasitas besar. Ini tidak bisa masuk kategori nelayan kecil. Negara akan mengatur melalui UU Ciptaker dengan aturan turunan melalui RPP,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (9/11/2020).

Menurutnya, undang-undang bermetode omnibus law ini akan mempertajam definisi nelayan agar semakin memperkuat pengelolaan yang tepat sasaran.

Dia mencontohkan, saat ini sekitar 96 persen kapal ikan milik nelayan lokal berada di bawah 10 Gross Ton (GT), di mana 68 persen di antaranya adalah perahu motor tempel dan perahu tanpa motor yang tidak bisa berlayar ke area Zona Ekonomi Eksklusif.

Walhasil, dengan UU Ciptaker dan aturan turunannya maka definisi nelayan akan dipadankan dengan kategori UMKM.

Para nelayan pun, kata Alan, akan lebih mudah memperoleh akses permodalan dari perbankan serta bantuan pemerintah.

“Izin di sektor UMKM semakin mudah dalam UU Ciptaker,” imbuhnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

umkm nelayan Omnibus Law cipta kerja
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top