Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bisnis Perumahan Tahun Depan Diprediksi Membaik

Appernas Jaya yakin bisnis perumahan tahun depan membaik dibandingkan dengan tahun ini. Pengembang anggota Appernas Jaya terus melakukan inovasi agar dapat survive.
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 09 November 2020  |  15:59 WIB
Ilustrasi perumahan bersubsidi  -  Kementerian PUPR
Ilustrasi perumahan bersubsidi - Kementerian PUPR

Bisnis.com, JAKARTA – DPP Appernas (Aliansi Pengembang Perumahan Nasional) Jaya optimistis sektor properti hunian kembali begerak naik di tahun depan.

Ketua Umum DPP Appernas Jaya Andre Bangsawan mengatakan prospek bisnis properti hunian tahun depan tetap menjadi primadona bagi pengusaha di bidang properti. Pasalnya, daya beli masyarakat khususnya rumah menengah ke bawah masih cukup besar.

"Kami yakin sektor properti tahun depan lebih baik dari tahun ini," ujarnya kepada Bisnis pada Senin (9/11/2020).

Dia menuturkan saat ini para pengembang yang tergabung dalam Appernas Jaya terus melakukan inovasi agar dapat survive. Hal itu dilakukan dengan kerja sama pihak lain. Dia mencontohkan grup perusahaan properti bekerja sama dalam menggarap bisnis perumahan di daerah.

"Misalnya Arsol Grup, yang tadinya bekerja sendiri dengan bendera PT Tiga Putra Arsol, mengajak Embun Land untuk bersama-sama membangun bisnis perumahan di Gorontalo. Itu salah satu inovasi kami agar anggota Appernas Jaya tetap survive," tuturnya.

Dia menambahkan perkiraan pulihnya sektor properti di tahun depan juga dibarengi dengan harga rumah komersial yang juga akan mengalami kenaikan.

"Kalau harga rumah komersial ada kenaikan paling tinggi 10 persen sampai 15 persen. Kalau rumah subsidi regulasinya diatur PUPR [Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat]," ucap Andre.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bisnis properti perumahan
Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top