Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Arus Balik Minggu Besok, 72 persen Tiket KAI Ludes Terjual

KAI memprediksikan jumlah pelanggan selama periode puncak arus balik akan terjadi pada Minggu, 1 November 2020 dengan sebanyak 35.000 tiket sudah terjual atau sebesar 72 persen dari tempat duduk yang KAI sediakan. 
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 30 Oktober 2020  |  17:45 WIB
Penumpang melintas di dalam gerbong Kereta Api Luar Biasa (KLB) jurusan Bandung - Surabaya Pasar Turi di Stasiun Bandung, Jawa Barat, Selasa (12/5/2020). PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengoperasikan enam perjalanan KLB pada 12-31 Mei 2020 dan masyarakat yang diperbolehkan menggunakan KLB hanya yang memenuhi syarat. - ANTARA FOTO/M Agung Rajasa
Penumpang melintas di dalam gerbong Kereta Api Luar Biasa (KLB) jurusan Bandung - Surabaya Pasar Turi di Stasiun Bandung, Jawa Barat, Selasa (12/5/2020). PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengoperasikan enam perjalanan KLB pada 12-31 Mei 2020 dan masyarakat yang diperbolehkan menggunakan KLB hanya yang memenuhi syarat. - ANTARA FOTO/M Agung Rajasa

Bisnis.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) telah menjual 184.807 tiket KA jarak jauh untuk keberangkatan periode 27 Oktober s.d 1 November 2020. 

Jumlah tersebut naik 49 persen dibandingkan dengan pekan sebelumnya (20 Oktober - 25 Oktober 2020) yaitu sebanyak 124.374 pelanggan.

VP Public Relations PT KAI Joni Martinus mengatakan tiket yang terjual sudah mencapai 78 persen dari 236.763 tempat duduk yang tersedia. Adapun jumlah yang KAI sediakan tersebut hanya 70 persen dari kapasitas maksimal dalam rangka menciptakan physical distancing untuk mencegah penyebaran Covid-19.

“Diperkirakan puncak arus balik akan terjadi pada Minggu, 1 November 2020 dimana tiket sudah terjual sebanyak 35 ribu tiket atau 72 persen dari tempat duduk yang KAI sediakan,” katanya, Jumat (30/10/2020).

Menurut Joni, momen libur panjang ini benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat untuk pulang kampung dan berlibur. Rute yang menjadi favorit masyarakat adalah rute Jakarta ke Yogyakarta pp dan Jakarta ke Bandung pp.

Untuk mengantisipasi meningkatnya jumlah pelanggan, KAI terus menambah perjalanan KA. Saat ini, untuk periode 27 Oktober hingga 1 November, KAI mengoperasikan rata-rata 88 KA jarak jauh per hari atau naik 18 persen dibandingkan dengan pekan sebelumnya.

Joni menegaskan KAI terus memastikan setiap pelanggan menerapkan protokol kesehatan secara ketat baik di stasiun maupun selama dalam perjalanan.

KAI menyediakan wastafel dan hand sanitizer di lokasi-lokasi yang mudah dijangkau pelanggan dan rutin membersihkan area yang sering disentuh dengan cairan pembersih yang mengandung desinfektan.

Selain itu di dalam KA, petugas akan memeriksa suhu tubuh setiap 30 menit sekali. Sebagai Langkah antisipasi, KAI juga menyediakan ruang isolasi bagi pelanggan yang mengalami gejala-gejala tertentu.

Joni mengatakan kembalinya minat masyarakat untuk menggunakan kereta api merupakan momentum baik bagi KAI untuk menjaga kepercayaan yang diberikan setelah sebelumnya jumlah pelanggan menurun drastis.

KAI memprediksikan jumlah pelanggan selama periode puncak arus balik akan terjadi pada Minggu, 1 November 2020 dengan sebanyak 35.000 tiket sudah terjual atau sebesar 72 persen dari tempat duduk yang KAI sediakan. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pt kai Liburan
Editor : Amanda Kusumawardhani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top