Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

USU Akan Produksi Hand Sanitizer Berbahan Daun Eucalyptus

Tujuan utama peluncuran produk tersebut adalah membantu masyarakat menghadapi pandemi Covid-19. 
Andi M. Arief
Andi M. Arief - Bisnis.com 10 Oktober 2020  |  16:57 WIB
Kebun Eucalyptus di TPA Rawa Kucing - Bisnis Indonesia/Dini Hariyanti
Kebun Eucalyptus di TPA Rawa Kucing - Bisnis Indonesia/Dini Hariyanti

Bisnis.com, JAKARTA - PT Toba Pulp Lestari Tbk. bersama Pusat Kajian Iptek Eucalyptus Universitas Sumatra Utara (USU) meluncurkan hand sanitizer dari bahan Eucalyptus. Adapun, komersialisasi produk tersebut akan menggandeng salah satu usaha kecil dan menengah (UKM), yakni Jurnalis Bina Mandiri. 

Advisor Socap Toba Pulp Lestari Simon H. Sidabukke mengatakan pihaknya belum menentukan harga jual produk tersebut. Pasalnya, ujar SImon, tujuan utama peluncuran produk tersebut adalah membantu masyarakat menghadapi pandemi Covid-19

"Pengembangan produksi nantinya sejalan dengan situasi termasuk minta pasar," ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu (10/10/2020). 

Sementara itu, Perwakilan UKM Jurnalis Bina Mandiri Jonris Purba menyatakan pihaknya siap mengenalkan produk tersebut. Jonris menyatakan pihaknya akan mengkomersialisasikan produk tersebut sesuai dengan semangat untuk membantu masyarakat mendapatkan informasi yang baik mengenai Eucalyptus. 

Peneliti Pusat Kajian Iptek USU Muhammad Taufik  menjelaskan pembuatan produk tersebut didasarkan oleh penelitian yang panjang. Adapun, hasil penelitian tersebut menemukan bahwa ada sekitar 17 senyawa yang bermanfaat dari Eucalyptus

"Adapun, bahan baku yang dibutuhkan untuk hand sanitizer itu adalah Eucalyptol atau 1.8 cinole yang merupakan senyawa aktif yang terdapat dalam daun Eucalyptus," katanya. 

Taufik meyakinkan bahwa panjangnya proses pembuatan hand sanitizer tersebut menjadikan produk tersebut aman untuk digunakan. Adapun, Toba Pulp Lestari akan menjadi pemasok bahan baku hand sanitizer besutan USU tersebut. 

Sementara itu, Ketua Pusat Kajian Iptek Eucalyptus USU Zul Alfian mengatakan sementara ini produk tersebut masih akan digunakan secara internal. Walakin, Zul berujar kapasita produksi akan meningkat sejalan dengan penerbitan hak paten, izin produksi, dan izin edar produk tersebut. 

"Penelitian dan produksi hand sanitizer itu merupakan salah satu program pengabdian kepada masyarakat," katanya.  

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

universitas sumatra utara covid-19 hand sanitizer
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top