Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bulan Lalu, Harga Minyak Mentah Indonesia Turun US$4,2 Per Barel

Berdasarkan laporan Energy Information Administration AS, stok minyak mentah turun 1,6 juta barel, bensin turun 4 juta barel, dan distilat turun 3,4 juta barel.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 07 Oktober 2020  |  16:56 WIB
Harga minyak turun - nicholloils.com
Harga minyak turun - nicholloils.com

Bisnis.com, JAKARTA — Kasus positif Covid-19 yang merebak di berbagai negara memberi dampak terhadap harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price pada September 2020.

Berdasarkan perhitungan Tim Harga Minyak Indonesia, ICP September turun sebesar US$4,20 per barel menuju level USS$37,43 per barel dari ICP Agustus yaitu US$41,63 per barel.

Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM Agung Pribadi menyatakan bahwa perkembangan Covid-9 membuat para pelaku pasar kembali memperhitungkan permintaan minyak global.

"Sebaran virus Corona dalam sebulan cukup memberi efek domino terhadap permintaan dan harga [minyak mentah] di pasar internasional," kata Agung melalui siaran pers, Rabu (7/10/2020).

Penetapan ICP September tertuang dalam Keputusan Menteri ESDM Nomor 191 K/12/MEM/2020 tentang Penetapan Harga Minyak Mentah Indonesia Bulan September 2020 yang diundangkan sejak 2 Oktober 2020.

Selain penyebaran Covid-19, langkah OPEC+ dalam menindak negara yang gagal mematuhi pemotongan produksi, bahkan rencana pertemuan luar biasa pada Oktober menjadi sentimen negatif tersendiri bagi ICP September.

Penyebab lainnya adalah keberadaan ketersediaan minyak mentah, bensin, dan distilat Amerika Serikat pada pertengahan September.

Berdasarkan laporan Energy Information Administration (EIA) AS, stok minyak mentah turun 1,6 juta barel, bensin turun 4 juta barel, dan distilat turun 3,4 juta barel.

"Harga minyak juga dipengaruhi kurs dolar Amerika yang melemah terhadap mata uang utama lainnya," jelasnya.

Meski pada akhir pekan lalu harga minyak dunia sempat mengalami penguatan akibat paket stimulus ekonomi yang dikucurkan oleh Pemerintah Amerika Serikat, hal tersebut belum mampu mendongkrak harga minyak melampaui bulan sebelumnya.

Berikut ini perkembangan harga rata-rata minyak mentah utama di pasar internasional pada September 2020 dibandingkan dengan Agustus 2020:

  • Dated Brent turun US$4,01 per barel dari US$44,82 per barel menjadi US$40,81 per barel.
  • WTI (Nymex) turun sebesar US$2,76 per barel dari US$42,39 per barel menjadi US$39,63 per barel.
  • Brent (ICE) turun sebesar US$3,15 per barel dari US$45,02 per barel menjadi US$41,87 per barel.

 

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

icp
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top