Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Penyaluran Gas US$6 PGN Capai 71 Persen

Pada Agustus 2020, penyaluran gas bumi sesuai dengan Keputusan Menteri ESDM 89K/2020 meningkat menjadi 270 Billion British Thermal Unit per Day (BBTUD) dari 250 BBTUD pada Juli 2020.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 01 Oktober 2020  |  21:12 WIB
Fasilitas terminal dan pengelolaan gas terapung (Floating Storage and Regasification/FSRU) gas alam cair (LNG) Lampung PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN). Istimewa - PGN
Fasilitas terminal dan pengelolaan gas terapung (Floating Storage and Regasification/FSRU) gas alam cair (LNG) Lampung PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN). Istimewa - PGN

Bisnis.com, JAKARTA - PT Perusahaan Gas Negara Tbk. telah merealisasikan gas dengan harga US$6 untuk industri tertentu  sebanyak 71 persen dari total alokasi.

Sekretaris Perusahaan PGN Rachmat Hutama menjelaskan, pada Agustus 2020, penyaluran gas bumi sesuai dengan Keputusan Menteri ESDM 89K/2020 meningkat menjadi 270 Billion British Thermal Unit per Day (BBTUD) dari 250 BBTUD pada Juli 2020.

Rachmat menuturkan, tekanan pandemi Covid-19 masih dirasakan pada perekonomian Indonesia dengan geliat yang lambat dan belum mengalami ekspansi pada Juli 2020, tapi sudah mengalami perbaikan menuju stabiliasi.

Rachmat berharap, dalam beberapa waktu ke depan industri bisa semakin tumbuh sehingga ada peningkatan penyerapan gas.

“Hampir semua sektor industri pelanggan Kepmen ESDM 89K/2020, mulai semester II/ 2020 sudah rebound dengan adanya relaksasi dari pemerintah ini. Bahkan, industri keramik sudah menyatakan akan menggenjot ekspor keramik dengan adanya stimulus kebijakan harga gas,” katanya dalam keterangan resminya yang dikutip pada, Kamis (1/10/2020).

Sementara itu, untuk realisasi penyaluran gas untuk pelanggan pembangkit listrik sesuai dengan Kepmen ESDM 91K/020 telah mencapai kurang lebih 77 persen dari total alokasi gas sebesar 315 BBTUD.

Namun, pada Agustus 2020, realisasi penyaluran gas ke pembangkit listrik sesuai Kepmen ESDM 91.K/2020 mengalami penurunan sekitar 3 persen karena ada penurunan permintaan energi listrik.

Adapun, volume distribusi gas meningkat dari Juli 2020 sebesar 787 BBTUD menjadi sebesar 819 BBTUD pada Agustus 2020. Entitas anak PGN, PT Pertamina Gas (Pertagas) berkontribusi sebesar 83 BBTUD dan PT Gagas Energi Indonesia (Gagas) berkontribusi 4 BBTUD.

Sementara untuk volume transmisi meningkat dari bulan Juli 2020 sebesar 1.226 MMSCFD mencapai 1.257 MMSCFD pada Agustus 2020.

"Meski sempat terdampak signifikan oleh Covid-19, kinerja operasional PGN menunjukkan peningkatan yang positif sampai Agustus 2020," jelasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

PGN
Editor : Amanda Kusumawardhani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top