Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Resmikan Tol Pekanbaru-Dumai, Ini Harapan Jokowi

Keberadaan tol pekanbaru-dumai yang baru diresmikan Presiden Jokowi diyakini dapat membantu kelancaran logisitik di kawasan tersebut.
Muhammad Khadafi
Muhammad Khadafi - Bisnis.com 25 September 2020  |  15:08 WIB
Presiden Joko Widodo meresmikan tol Pekanbaru - Dumai secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat (25/9 - 2020) / Youtube Setpres
Presiden Joko Widodo meresmikan tol Pekanbaru - Dumai secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat (25/9 - 2020) / Youtube Setpres

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Tol Trans Sumatra ruas Pekanbaru - Dumai, Jumat (25/9/2020) secara virtual di tengah pandemi Covid-19.

Dengan adanya peresmian, maka jalan bebas hambatan sepanjang 131,5 km dengan biaya Rp12,18 triliun sudah dapat digunakan untuk mendukung kegiatan produktif baik untuk masyrakat Riau maupun masyarakat yang melintasi Sumatra.

“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim saya resmikan jalan tol Pekanbaru Dumai hari ini,” kata Presiden dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat (25/9/2020).

Lebih lanjut, Presiden menyatakan bahwa kehadiran jalan tol ini akan meningkatkan konektivitas antara Riau dengan Dumai.

"Ini akan meningkatkan konektivitas antara ibu kota provinsi Riau dengan kota Dumai sebagai kota pelabuhan dengan industri perminyakan dan agribisnis yang maju seperti yang tadi disampaikan Gubernur Riau, juga kawasan industri dan perkebunan lainnya," ujar Jokowi.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa pembangunan ruas tol Pekanbaru - Dumai telah dilakukan sejak 2017 dan rampung pada tahun ini. Tol ini terbagi ke dalam 6 seksi.

Seksi pertama adalah Pekanbaru - Minas sepanjang 9,5 kilometer. Kemudian seksi kedua Minas-Kandis Selatan sepanjang 24,1 kilometer.

Selanjutnya seksi ketiga adalah Kandis Selatan - Kandis Utara 16,9 kilometer. Pembangunan dilanjutkan ke Kandis Utara - Duri Selatan 26,25 kilometer, Duri Selatan - Duri Utara 29,4 kilometer, dan seksi terakhir Duri - Dumai 25,44 kilometer.

Adapun ruas tol Pekanbaru - Dumai memiliki 6 buah simpang susun dan 5 buah terowongan gajah. Selanjutnya PUPR menargetkan untuk menyambungkan Lampung - Pekanbaru pada 2023.

“Kami yakin keberadaan tol pekanbaru-dumai dan tol sumatra itu nantinya akan sangat membantu logisitik di kawasan ini,” ujar Basuki.

Sementara itu, Gubernur Riau Syamsuar mengatakan bahwa ruas tol Pekanbaru - Dumai akan memperlancar akses ke pelabuhan. Pada akhirnya ini akan memberikan stimulus positif terhadap kinerja ekspor dan impor.

Seperti diketahui, kota Dumai merupakan pelabuhan utama provinsi Riau yang menjadi pintu masuk ekspor dan impor, baik komoditas yang berasal dari Riau maupun provinsi tetangga. Kebanyakan jalur ekspor impor dari dan menuju ke Selat Malaka, baik itu ke Malaysia, Singapura, dan negara lainnya.


Selain itu, kata Syamsuar, jalan tol tersebut juga bermanfaat untuk pembangunan kepariwisataan di Pulau Rupat yang telah ditetapkan pemerintah sebagai kawasan strategis pariwisata nasional.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi tol pekanbaru-dumai
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top