Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kanada Selidiki Dugaan Dumping Besi Batangan Sejumlah Negara

Investigasi dilakukan menindaklanjuti keluhan yang diajukan oleh AltaSteel Inc., ArcelorMittal Long Products Canada dan Gerdau Ameristeel Corporation.
Zufrizal
Zufrizal - Bisnis.com 23 September 2020  |  13:59 WIB
Ilustrasi besi beton. - Tokopedia.com
Ilustrasi besi beton. - Tokopedia.com

Bisnis.com, JAKARTA — Canada Border Services Agency atau Badan Layanan Perbatasan Kanada pada 22 September 2020 memulai penyelidikan, berdasarkan Undang-Undang Tindakan Impor Khusus sehubungan dengan dugaan dumping produk besi batangan penguat beton tertentu dari Aljazair, Mesir, Indonesia, Italia, Malaysia, Singapura dan Vietnam.

Investigasi tersebut, seperti dikutip dari steelguru.com, Rabu (23/9/2020) dilakukan menindaklanjuti keluhan yang diajukan oleh AltaSteel Inc., ArcelorMittal Long Products Canada dan Gerdau Ameristeel Corporation.

Subjek barang didefinisikan sebagai batang penguat beton baja canai panas dengan panjang lurus atau gulungan, umumnya diidentifikasi sebagai tulangan, dalam berbagai diameter hingga dan termasuk 56,4 milimeter, dalam berbagai lapisan, tidak termasuk batang bundar polos dan produk tulangan buatan, yang berasal dari atau diekspor oleh Aljazair, Mesir, Indonesia, Italia, Malaysia, Singapura dan Vietnam.

Barang tersebut biasanya diklasifikasikan di bawah nomor klasifikasi tarif berikut: 7213.10.00.00; 7214.20.00.00.

Dalam beberapa kasus, impor barang terkait juga dapat diklasifikasikan di bawah nomor klasifikasi tarif 7215.90.00.90; 7227.90.00.90

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dumping
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top