Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bantah Serapan Minim, Komite Penanganan Covid-19 PEN: Bukan dari Januari

Komite PC-PEN optimistis anggaran yang disiapkan akan habis dan tepat sasaran. Sekitar 3 bulan tersisa akan dikebut program-program yang ada.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 22 September 2020  |  02:08 WIB
Sekretaris Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN) Raden Pardede/Antara - Wahyu Putro
Sekretaris Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN) Raden Pardede/Antara - Wahyu Putro

Bisnis.com, JAKARTA – Realisasi anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional hingga 17 September lalu baru 36,6 persen. Dari total pagu Rp695,2 triliun, baru terserap Rp254,4 triliun.

Sekretaris Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN) Raden Pardede mengatakan banyak yang salah pengertian terhadap serapan anggaran tersebut.

“Ini mulainya Juni. Dilihatnya bukan dari Januari program ini. Angka 40 persen ini jangan dibandingkan dengan Januari,” ujarnya kepada Bisnis.com pada Senin (21/9/2020).

Raden menjelaskan bahwa Komite PC-PEN optimistis anggaran yang disiapkan akan habis dan tepat sasaran. Sekitar 3 bulan tersisa akan dikebut program-program yang ada.

Dia mencontohkan ada beberapa dana direalokasi. Contohnya pembiayaan korporasi turun sekitar Rp4,52 triliun. Dari pagu awal Rp53,57 triliun menjadi Rp49,05 triliun. Sisa dana tersebut berasal dari dana untuk korporasi Rp3,4 triliun.

“[Dana untuk korporasi] Itu sudah tidak perlu, karena sekarang modelnya penempatan dana itu langsung dari pemerintah ke berbagai BUMN,” ucapnya.

Kedua, adalah pengurangan alokasi dana untuk pemberian pinjaman investasi. Awalnya Rp20,8 triliun menjadi Rp19,65 triliun. Total Rp4,52 triliun tersebut dialihkan untuk perlindungan sosial.

Pembiayaan korporasi yang belum terserap sepeser pun tinggal menunggu regulasi. Jika sudah diteken, pagu Rp49,05 triliun itu segera habis.

“Secara overall, jika dibandingkan dengan pagu awal, yang penyesuaian itu bisa terserap semua. Jadi, potensi realisasi itu bisa 100 persen,” kata Raden.

Berdasarkan data Komite PC-PEN dan dilihat per kelompok program, realisasi serapan anggaran yaitu kesehatan Rp18,45 triliun (33,47 persen), perlindungan sosial Rp134,4 triliun (57,49 persen), sektoral K/L atau pemda Rp20,53 triliun (49,26 persen), insentif usaha Rp22,23 triliun (18,43 persen), dan dukungan UMKM Rp58,74 triliun (41,34 persen).

Sementara itu, potensi penyerapan anggaran PEN sampai akhir 2020 yakni kesehatan Rp84,02 triliun, perlindungan sosial Rp242,01 triliun, sektoral/pemda Rp71,54 triliun, UMKM Rp128,05 triliun, pembiayaan korporasi Rp49,05 triliun, serta insentif usaha Rp120,61 triliun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

covid-19 Pemulihan Ekonomi Nasional
Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top