Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bisa Gairahkan Bisnis, Hotel Sajikan Paket Isolasi OTG Covid-19

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat penghunian kamar sempat anjlok menjadi 12,67 persen pada April dari posisi Maret sebanyak 32,24 persen.
Iim Fathimah Timorria
Iim Fathimah Timorria - Bisnis.com 17 September 2020  |  15:49 WIB
Seorang dokter mengoperasikan alat bantu pernapasan di ruang ICU Rumah Sakit Pertamina Jaya, Cempaka Putih, Jakarta, Senin (6/4/2020). - Antara
Seorang dokter mengoperasikan alat bantu pernapasan di ruang ICU Rumah Sakit Pertamina Jaya, Cempaka Putih, Jakarta, Senin (6/4/2020). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA -- Selain menjadi mitra pemerintah untuk memberi layanan isolasi mandiri bagi orang tanpa gejala (OTG) Covid-19, sejumlah hotel juga memberikan paket fasilitas isolasi atas inisiatif sendiri.

Langkah ini menjadi alternatif demi menjaga napas bisnis di tengah okupansi yang turun selama pandemi.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat penghunian kamar sempat anjlok menjadi 12,67 persen pada April dari posisi Maret sebanyak 32,24 persen. Tingkat penghunian kamar per Juli mencapai 28,07 persen, atau naik dari Juni 2020 sebesar 19,7 persen.

Corporate Public Relations & Sales Manager PT Dafam Hotel Management Ninik Haryanti mengemukakan tawaran paket isolasi mandiri bisa mendorong aktivitas ekonomi perhotelan.

Meski demikian, manfaat tersebut perlu diiringi dengan implementasi protokol kesehatan Covid-19 yang konsisten.

“Paket ini bisa meningkatkan okupansi karena permintaan di pasar belum normal, belum bagus. Paket isolasi mandiri memiliki permintaan yang baik sehingga bisa membantu menaikkan okupansi dan cash flow,” kata Ninik kepada Bisnis, Kamis (17/9/2020).

Meski demikian, Ninik tak memungkiri jika terdapat tantangan di sejumlah daerah. Terutama terkait stigma masyarakat terhadap hotel yang memberi layanan paket isolasi.

Masyarakat berpotensi menilai hotel yang ditunjuk sebagai lokasi isolasi atau memberi tawaran fasilitas tersebut sebagai lokasi yang berbahaya.

“Di kota kota tertentu sangat tidak mudah untuk menerima layanan ini mengingat bisa memengaruhi image dan stigma masyarakat. Ada anggapan hotel menjadi tidak aman karena pernah dipakai tamu yang terkait Covid-19,” lanjut Ninik.

Oleh karena itu, dia pun menjelaskan bahwa Dafam hanya memberi layanan isolasi mandiri di daerah tertentu. Untuk saat ini, perusahaan hanya memberi paket isolasi mandiri di Hotel Teraskita dan memberlakukan aturan ketat bagi tamu yang mengisolasi diri.

“Paket isolasi mandiri sangat berbeda, tamu diisolasi di kamar saja. Tidak boleh keluar, makanan juga disediakan khusus, semua peralatan disterilisasi dengan ketat,” kata Ninik.

Selain hotel yang berada di bawah Dafam, sejumlah hotel juga tercatat memberi tawaran paket isolasi mandiri. Dalam brosur yang beredar di dunia maya, Hotel Ciputra Jakarta, Hotel Santika, Hotel Grand Sahid Jaya, Nite & Day Hotel juga memberikan paket khusus isolasi mandiri.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hotel covid-19
Editor : Amanda Kusumawardhani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top