Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

PSBB Jakarta, Gojek & Grab Harap-Harap Cemas Tunggu Aturan Baru

Gojek dan Grab sedang menunggu aturan baru soal operasional transportasid daring selama masa PSBB Jakarta yang kembali diterapkan mulai pekan depan.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 10 September 2020  |  17:20 WIB
Pengemudi ojek online menunggu penumpang di Jakarta, Senin (3/2/2020). Bisnis - Himawan L Nugraha
Pengemudi ojek online menunggu penumpang di Jakarta, Senin (3/2/2020). Bisnis - Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA – Dua aplikator transportasi daring mengaku sedang menunggu kebijakan Pemprov DKI Jakarta terkait dengan nasib operasinya saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) total berlaku mulai pekan depan.

Nila Marita, Chief of Corporate Affairs Gojek menyatakan, perusahaan selalu siap untuk menaati Peraturan Pemerintah Pusat dan Daerah.

“Saat ini, kami masih menunggu Peraturan Gubernur DKI Jakarta mengenai PSBB pada 14 September 2020. Gojek terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mendukung pencegahan penyebaran Covid-19,” ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, Kamis (10/9/2020).

Sejak awal, Nila mengatakan bahwa perusahaan telah sigap beradaptasi menyesuaikan operasionalnya mengikuti kondisi dan kebutuhan masyarakat menghadapi pandemi dengan mewajibkan seluruh ekosistemnya termasuk mitra driver untuk selalu mengedepankan protokol Jaga Kesehatan, Kebersihan, dan Keamanan (J3K).

Dari sisi teknologi, pengaturan geofencing yang dimiliki Gojek dapat memastikan layanan tidak dapat beroperasi pada wilayah yang ditetapkan sebagai wilayah pengendalian ketat berskala lokal (zona merah).

“Kami juga melengkapi inovasi tersebut dengan berbagai inisiatif yang dapat mendukung produktivitas masyarakat dengan tetap memperhatikan prosedur pencegahan secara menyeluruh,” ujarnya

Sementara itu, Uun Ainurrofiq, Head of Government Affairs Grab Indonesia mengatakan perusahaan telah mengetahui bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan kembali menerapkan PSBB penuh sehingga mereka masih menunggu surat keterangan dari pemerintah terkait operasional ride hailing pada saat PSBB total.

“Grab sedang berdiskusi tentang kebijakan yang akan kami ambil sementara menunggu keputusan dari Pemerintah. Tentunya kami akan terus mengikuti dan mendukung kebijakan pemerintah memperbaiki situasi terkait. Kami akan terus menginformasikan langsung ke masyarakat terkait perkembangannya,” katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Ojek Online Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top