Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ini Rahasia AirAsia Indonesia Pertahankan Bisnis saat Pandemi

AirAsia Indonesia mengaku masih mendapatkan dukungan finansial untuk keberlangsungan bisnisnya selama pandemi Covid-19.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 03 September 2020  |  17:19 WIB
Sejumlah pesawat terpakir di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Jumat (24/4/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Sejumlah pesawat terpakir di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Jumat (24/4/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - PT AirAsia Indonesia Tbk. (CMPP) akan tetap memperoleh dukungan finansial dari AirAsia Group Berhad untuk keberlangsungan operasionalnya hingga kini.

VP Corporate Secretary AirAsia Indonesia Indah Permatasari Saugi mengatakan sejak awal 2020, kegiatan usaha Kelompok Usaha telah, terus dipengaruhi oleh penyebaran Covid-19.

Menurutnya, keberlarutan penyebaran wabah dapat berdampak fatal pada perekonomian Indonesia dan sejumlah sektor bisnis. Pada saat ini, masih terdapat ketidakpastian atas waktu pemulihan industri penerbangan.

Indah menuturkan untuk mengantisipasi terjadinya efek yang merugikan kinerja keuangan kelompok usaha, manajemen mengimplementasikan langkah-langkah penghematan biaya. Langkah ini akan terus diimplementasikan sampai saat pemulihan situasi bisnis untuk menjaga kesinambungan usaha, di antaranya seperti pengurangan gaji, pengurangan pada acara, sponsor, dan biaya-biaya pemasaran.

“Kami telah Bekerja sama dengan Grup AirAsia untuk negosiasi ulang biaya dengan vendor-vendor dan optimalisasi kapasitas pesawat. Lebih lanjut, kelompok usaha juga mendapatkan surat pernyataan dukungan keuangan dari AirAsia Group Berhad yang menyatakan bahwa mereka akan terus memberikan dukungan keuangan yang diperlukan untuk menjalankan usaha,” jelasnya dari keterbukaan informasi publik yang dikutip, Kamis (3/9/2020).

Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian semester I/2020, Indah menyebutkan kendati pendapatan dan hasil usaha Kelompok Usaha menunjukkan perbaikan dibandingkan dengan tahun sebelumnya, Kelompok Usaha masih mengalami rugi komprehensif konsolidasian senilai Rp1,2 trilliun dan arus kas positif dari aktivitas operasi sebesar Rp193,5 miliar yang berakhir pada 30 Juni 2020.

Adapun, sejauh ini. model bisnis dari Grup AirAsia berkeyakinan pada pengoperasian satu jenis pesawat dengan konfigurasi yang identik, point-to-point connectivity, utilisasi pesawat yang tinggi, sistem platform pemesanan satu atap dalam Grup AirAsia (airasia.com), jaringan rute yang luas dan kemampuan pemanfaatan pembelian secara massal untuk menyediakan keunggulan biaya.

Manajemen juga mengambil keuntungan dari efek jaringan yang luas melalui jaringan utama Grup AirAsia di Kuala Lumpur serta memperluas konektivitas di dalam jaringan domestik.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

airasia maskapai penerbangan
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top