Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Anggaran Perbaikan Drainase dan Tambal Jalan Rp1,2 Triliun

Program ini direncanakan dapat menyerap tenaga kerja sekitar 28.000 orang dalam 3 bulan.
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 28 Agustus 2020  |  13:37 WIB
Pekerjaan perbaikan darainase. - Bisnis
Pekerjaan perbaikan darainase. - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian PUPR memperluas cakupan program padat karya tunai di luar program padat karya tunai rutin 2020, yakni dengan merevitalisasi saluran drainase jalan nasional sepanjang 5.000 kilometer dan pengadaan material tambalan cepat mantap dengan anggaran Rp1,2 triliun.

Program ini direncanakan dapat menyerap tenaga kerja sekitar 28.000 orang dalam 3 bulan.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa program padat karya tunai (PKT) dilaksanakan melalui pembangunan infrastruktur yang melibatkan masyarakat/warga setempat sebagai pelaku pembangunan, khususnya infrastruktur berskala kecil atau pekerjaan sederhana yang tidak membutuhkan teknologi.

“Selain untuk mempercepat pemulihan ekonomi dan meningkatkan daya beli masyarakat, PKT juga bertujuan mendistribusikan dana hingga ke desa/ pelosok,” ujarnya melalui siaran pers, Jumat (28/8/2020).

Untuk revitalisasi saluran drainase jalan nasional yang dilaksanakan dengan skema PKT dialokasikan anggaran sebesar Rp1 triliun yang tersebar di 34 Provinsi.

Alokasi anggaran tersebut dibagi untuk revitalisasi saluran drainase jalan nasional di wilayah barat (Sumatra, Jawa, Bali, Kalimantan) sebesar Rp587 miliar dan Rp413 miliar untuk di wilayah timur (Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku, Papua).

Perluasan cakupan program PKT juga dilaksanakan untuk pengadaan material tambalan cepat mantap sebanyak 100.00 ton dengan anggaran Rp200 miliar di 34 Provinsi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Padat Karya Tunai
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top