Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Dibangun Adhi Karya (ADHI), Gedung OJK Yogyakarta Sudah Beroperasi

Dalam pembangunan gedung OJK Yogyakarta, ADHI menggunakan beton pracetak buatan sendiri.
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 26 Agustus 2020  |  15:06 WIB
Ilustrasi: Pekerja beraktivitas di proyek yang dikerjakan PT Adhi Karya. - JIBI/Nurul Hidayat
Ilustrasi: Pekerja beraktivitas di proyek yang dikerjakan PT Adhi Karya. - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA — Pembangunan Gedung Otoritas Jasa Keuangan Wilayah Yogyakarta oleh PT Adhi Karya (Persero) Tbk. sejak Juni 2019 telah selesai dikerjakan.

Sekretaris Perusahaan Adhi Karya (ADHI) Parwanto Noegroho menjelaskan bahwa proyek gedung ini terdiri atas tujuh lantai dan dua ruang bawah tanah (rubanah) dengan luas 2.200 meter persegi. Pada pembangunan ini, ADHI diberi tugas sebagai kontraktor pelaksana dengan masa waktu pelaksanaan selama 387 hari kerja.

"ADHI memiliki lingkup pekerjaan, yaitu pengadaan jasa konstruksi struktur dan mekanikal, elektrikal, plumbing dalam rangka pembangunan gedung," ujarnya melalui siaran pers, Rabu (26/8/2020).

Dia menyatakan bahwa gedung OJK Yogyakarta sudah mulai dioperasikan. Peresmian proyek ini dilakukan oleh Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X dan Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso. Peresmian juga dihadiri Direktur SDM ADHI Agus Karianto dan General Manager Departemen Gedung ADHI Yan Arianto. 

Sebagai bentuk efisiensi waktu dalam mengerjakan proyek, ADHI berinovasi dengan menggunakan metode khusus dalam pembangunannya yakni menggunakan beton pracetak buatan sendiri. Beton pracetak ini digunakan untuk pilar vertikal pada fasad gedung.

Penggunaan beton pracetak ini dapat memangkas waktu pelaksanaan proyek karena pembuatannya dilakukan di tempat yang berbeda dan tidak mengganggu pelaksanaan pekerjaan lain, sekaligus dapat menjamin kualitas beton pracetak. 

Pada proyek ini, pembuatan beton pracetak dilakukan di Gudang Jombor. Selain itu, beton pracetak juga menghemat penggunaan bekisting, hingga mengurangi jumlah limbah yang diciptakan.

Beton pracetak diuji coba akan lebih presisi karena proses pembuatannya dilakukan dengan metode yang baik dan sangat terukur. 

"Gedung ini akan dijadikan pusat kegiatan perkantoran OJK di daerah Yogyakarta. Peresmian gedung ini juga diharapkan dapat memperlancar tugas OJK dalam menjalankan perannya, memberi perlindungan dan edukasi kepada masyarakat. OJK diharapkan dapat menstimulasi pembangunan ekonomi Yogyakarta secara merata dan luas."

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gedung adhi karya
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top