Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Lanjutkan Pekerjaan Rigid Pavement, Jasa Marga Imbau Pengguna Tol Cikampek Antisipasi Perjalanan

Pihak Jasa Marga telah menyiapkan mitigasi risiko untuk mengantisipasi kepadatan yang berpotensi terjadi akibat pekerjaan ruas tol Jakarta-Cikampek.
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 24 Agustus 2020  |  22:15 WIB
Kendaraan melintas di pintu Tol Cikampek Utama, Karawang, Jawa Barat, Sabtu (23/5/2020). Menjelang Lebaran, salah satu titik kepadatan arus mudik di ruas tol Cikampek terpantau sepi dikarenakan adanya larangan mudik dari Pemerintah demi mencegah penyebaran wabah COVID-19. ANTARA FOTO - Nova Wahyudi
Kendaraan melintas di pintu Tol Cikampek Utama, Karawang, Jawa Barat, Sabtu (23/5/2020). Menjelang Lebaran, salah satu titik kepadatan arus mudik di ruas tol Cikampek terpantau sepi dikarenakan adanya larangan mudik dari Pemerintah demi mencegah penyebaran wabah COVID-19. ANTARA FOTO - Nova Wahyudi

Bisnis.com, JAKARTA – Jasamarga Transjawa Tollroad Regional Division (JTT) akan melakukan pekerjaan rekonstruksi rigid pavement pada Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek.

Widiyatmiko Nursejati, General Manager Representative Office 1, Jasamarga Transjawa Tollroad Regional Division menjelaskan pekerjaan tersebut dilakukan dalam rangka meningkatkan kualitas jalan dan kenyamanan serta keamanan pengguna jalan tol.

"Pekerjaan rekonstruksi rigid pavement terdiri atas enam titik pekerjaan di tol Cikampek," ujarnya dalam siaran pers Senin (24/8/2020).

Untuk pekerjaan rekonstruksi arah Cikampek akan dimulai pada hari Selasa (25/8/2020) pukul 08.00 WIB s.d Jumat (28/8/2020) pukul 04.00 WIB atau selama empat hari kalender. Sedangkan untuk pekerjaan rekonstruksi arah Jakarta akan dimulai pada hari Selasa (25/82020) pukul 10.00 WIB sampai dengan Sabtu (29/8/2020) pukul 05.00 WIB atau selama lima hari kalender.

Pihak Jasa Marga telah menyiapkan mitigasi risiko untuk mengantisipasi kepadatan yang berpotensi terjadi akibat pekerjaan tersebut. Mitigasi risiko tersebut berupa mempersempit area kerja pada lajur 2, pemasangan spanduk imbauan pekerjaan, dan berkoordinasi dengan Kepolisian dalam hal ini Patroli Jalan Raya (PJR) dan PT Jasamarga Tollroad Operator (JMTO), serta persiapan contra flow apabila terjadi kepadatan kendaraan.

Untuk memastikan informasi ini diterima dengan baik oleh pengguna jalan, Jasa Marga juga telah melakukan sosialisasi rencana pekerjaan dengan memasang media luar ruang berupa spanduk imbauan pekerjaan dan Variable Message Sign (VMS) di Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek, baik arah Cikampek maupun arah Jakarta.

"Jasa Marga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat adanya pekerjaan dimaksud. Kami mengimbau pengguna jalan untuk mengantisipasi perjalanan sebelum memasuki jalan tol, tetap berhati-hati dan menaati rambu-rambu terutama di sekitar lokasi pekerjaan," ujarnya.

Adapun pekerjaan tersebut dengan rincian sebagai berikut:

  1. KM 35+517 s.d KM 35+537 Lajur 2 arah Cikampek dengan panjang penanganan 20 meter;
  2. KM 35+548 s.d KM 35+604 Lajur 2 arah Cikampek dengan panjang penanganan 56 meter;
  3. KM 35+620 s.d KM 35+660 Lajur 2 arah Cikampek dengan panjang penanganan 40 meter;
  4. KM 35+685 s.d KM 35+725 Lajur 2 arah Cikampek dengan panjang penanganan 40 meter;
  5. KM 35+761 s.d KM 35+786 Lajur 2 arah Cikampek dengan panjang penanganan 25 meter;
  6. KM 27+726 s.d KM 27+626 Lajur 2 arah Jakarta dengan panjang penanganan 100 meter.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jalan tol jasa marga tol cikampek
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top