Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ini Kata BPJT tentang Penyebab Ambruknya Tol Cibitung-Cilincing

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR Danang Parikesit menjelaskan ambruknya bagian proyek tol terkait dengan bagian perancah.
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 18 Agustus 2020  |  11:59 WIB
Ketua RT 03 RW 006, Kelurahan Marunda, Kartim Franky Yanto menunjukkan proyek konstruksi ambruk pada pembangunan Jalan Tol Cibitung-Cilincing di Jalan Kampung Sungai Tiram, Marunda, Cilincing, Jakarta Utara, Senin (17/8/2020). - Antara
Ketua RT 03 RW 006, Kelurahan Marunda, Kartim Franky Yanto menunjukkan proyek konstruksi ambruk pada pembangunan Jalan Tol Cibitung-Cilincing di Jalan Kampung Sungai Tiram, Marunda, Cilincing, Jakarta Utara, Senin (17/8/2020). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR telah menemukan penyebab kejadian ambruknya pekerjaan pengecoran di proyek tol Cibitung-Cilincing, Marunda Jakarta Utara.

Kepala BPJT Danang Parikesit menjelaskan penyebab ambruknya bagian proyek tol yang dikelola PT Cibitung Tanjung Priok Port Tollways (CTP) itu adalah ketidakmampuan perancah menanggung beban.

"Sistem perancah gelagar tidak mampu mendukung beban saat pengecoran [sehingga menyebabkan ambruk]," ujarnya kepada Bisnis, Selasa (18/8/2020).

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, perancah adalah batangan bambu, kayu, atau pipa besi yang disambungkan, dan menjadi tumpuan ketika suatu bangunan sedang dibangun.

Sebelumnya PT Cibitung Tanjung Priok Port Tollways (CTP) menyatakan perseroan akan menangani kejadian ambruknya pekerjaan pengecoran jalan tol Cibitung-Cilincing, Jakarta Utara.

Thorry Hendrarto, Direktur Utama CTP menyatakan kejadian itu terjadi pada saat proses pengecoran berlangsung pada 16 Agustus 2020. Lokasi kejadiannya berada di Seksi IV Kelurahan Marunda, Cilincing, Jakarta Utara.

"Kami akan terus berkoordinasi dengan kontraktor untuk segera memperbaiki prosedur kerja agar tidak terjadi kecelakaan kerja yang sama di kemudian hari. Kami secara ketat akan terus mengawasi pelaksanaan pekerjaan konstruksi agar target penyelesaian konstruksi dapat terpenuhi," ujarnya dalam siaran pers, Selasa (18/8/2020).

Dia menambahkan penyebab utama kejadian tersebut saat ini sedang dievaluasi oleh PT Waskita Beton Precast Tbk. (WSBP) selaku kontraktor, dan pimpinan proyek dari PT CTP.

WSBP mencatat sebanyak delapan pekerja mengalami luka ringan akibat pekerjaan pembangunan Jalan Tol Cibitung-Cilincing di Jakarta Utara, ambruk pada Minggu (16/8/2020).

"Delapan orang dengan luka ringan," kata pelaksana tugas Sekretaris Perusahaan PT Waskita Beton Precast, Ales Okta Pratama kepada Antara di Jakarta, Senin (17/8/2020) malam.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jalan tol bpjt tol cibitung-cilincing
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top