Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bisnis Indonesia Memulai Jelajah Infrastruktur Kalimantan 2020

Tim akan menyusuri sejumlah kota di Kalimantan Timur hingga 13 Agustus 2020 untuk melihat dari dekat pembangunan di daerah yang dilewati.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 10 Agustus 2020  |  11:46 WIB
Kepala Biro Infrastruktur dan SDA Provinsi Kalimantan Timur Lisa Hasliana (keempat kiri, baris depan) dan Wakil Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud (kelima kiri) melepas Tim Jelajah Infrastruktur Kalimantan 2020 di halaman Kantor Bisnis Indonesia Perwakilan Balikpapan, Senin (10/8/2020). - Bisnis Indonesia/Jeffri Prakoso
Kepala Biro Infrastruktur dan SDA Provinsi Kalimantan Timur Lisa Hasliana (keempat kiri, baris depan) dan Wakil Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud (kelima kiri) melepas Tim Jelajah Infrastruktur Kalimantan 2020 di halaman Kantor Bisnis Indonesia Perwakilan Balikpapan, Senin (10/8/2020). - Bisnis Indonesia/Jeffri Prakoso

Bisnis.com, BALIKPAPAN — Bisnis Indonesia resmi melepas Tim Jelajah Infrastruktur Kalimantan 2020, Senin, 10 Agustus 2020.  

Tim akan menyusuri sejumlah kota di Kalimantan Timur hingga 13 Agustus 2020 untuk melihat dan memotret dari dekat pembangunan daerah yang dilewati.

Bertempat di Kantor Bisnis Indonesia Perwakilan Balikpapan, pelepasan Tim Jelajah Infrastruktur Kalimantan dilakukan oleh Gubernur Kalimantan Timur yang diwakili Kepala Biro Infrastruktur dan Sumber Daya Alam Lisa Hasliana dan Wakil Wali Kota Rahmad Mas'ud.

Kepala Bisnis Indonesia Perwakilan Balikpapan Rachmad Subiyanto mengatakan bahwa Jelajah Infrastruktur Kalimantan hadir untuk melihat dari dekat implementasi pembangunan yang telah dilakukan pemerintah.

Infrastruktur menjadi penting karena merupakan urat nadi perekonomian. Pembangunan di Kalimantan, khususnya Kalimantan Timur bisa menjadi langkah awal mewujudkan visi Indonesiasentris.

“Penunjukan wilayah Penajam Paser Utara dan sebagian Kutai Kartanegara sebagai lokasi ibu kota negara menjadi langkah lain dalam menghadirkan pemerataan pembangunan,” kata Rachmad.

Wakil Wali Kota Rahmad menjelaskan bahwa jalur darat masih banyak yang harus diperbaiki, termasuk juga Balikpapan yang merupakan gerbang Kaltim.

Selain itu, dia mengingatkan agar kita tidak boleh melupakan transportasi laut karena Indonesia merupakan negara kepulauan.

“Kalimantan Timur itu logistik semuanya dari laut. Kalau pembangunan infrastrukturnya tidak terpenuhi, perpindahan ibu kota negara tidak akan maksimal,” tuturnya.

Kepala Biro Infrastruktur dan Sumber Daya Alam Pemprov Kaltim Lisa Hasliana menuturkan bahwa ada beberapa spot jalan yang terputus sehingga dia meminta agar Tim Jelajah Infrastruktur Kalimantan memantau jalan terputus tersebut.

“Dari sisi drainase tolong dilihat, juga dari persampahan dan listriknya,” ucapnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jelajah Infrastruktur Kalimantan

Sumber : Jelajah Infrastruktur Kalimantan

Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top